Berdasarkan data Susenas, BPS, dan Kementerian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) selama periode 2020 hingga 2024, persentase anak usia 0-17 tahun yang hidup di bawah garis kemiskinan menunjukkan fluktuasi yang cukup dinamis. Meskipun sempat mengalami kenaikan pada tahun 2021 hingga menyentuh angka tertinggi sebesar 12,64%, kondisi ini berhasil ditekan secara konsisten pada tahun-tahun berikutnya. Penurunan ini mencerminkan adanya upaya pemulihan ekonomi yang berdampak positif pada kesejahteraan rumah tangga, khususnya pada kelompok usia anak-anak. Secara kumulatif, terjadi penurunan sebesar 6,46% dalam kurun waktu lima tahun terakhir, dengan angka persentase terakhir berada di level 11,44% pada tahun 2024. Penurunan yang berkelanjutan sejak pasca-pandemi ini menjadi indikator penting dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.