Angka kemiskinan di Indonesia menunjukkan tren penurunan dalam 10 tahun terakhir. Pada Maret 2016, jumlah penduduk miskin tercatat 28,01 juta jiwa atau 10,86% dari total populasi. Angka tersebut terus menurun hingga mencapai titik terendah 24,78 juta jiwa (9,22%) pada September 2019. Namun, akibat pandemi COVID-19 yang melanda sejak 2020 mendorong kenaikan signifikan angka kemiskinan. Pada September 2020, jumlah penduduk miskin melonjak ke 27,55 juta jiwa atau 10,19% dari total populasi.
Kemudian, tren kembali membaik. Jumlah penduduk miskin berangsur turun, meskipun masih relatif stabil di kisaran 26 juta jiwa pada 2021–2022. Perbaikan ekonomi pasca-pandemi membuat angka kemiskinan terus berkurang. Pada Maret 2023, jumlah penduduk miskin tercatat 25,90 juta jiwa (9,36%) dan menurun lebih jauh menjadi 24,06 juta jiwa (8,57%) pada September 2024. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025, tingkat kemiskinan tercatat sebesar 8,47%. Jumlah penduduk miskin juga berkurang menjadi 23,85 juta jiwa.