Subsidi energi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 ditetapkan sebesar Rp 261,5 triliun. DPR RI mencatat, anggaran tersebut dipangkas Rp 11,44 triliun dari usulan APBN 2027 yang mencapai Rp 272,94 triliun.
Pemangkasan tersebut berasal dari subsidi BBM dan LPG tabung 3 kilogram (Kg) yang turun menjadi Rp 131,39 triliun dari Rp 143,84 triliun.
Rinciannya, subsidi BBM jenis tertentu mencapai Rp 28,34 triliun, sementara subsidi LPG 3 Kg sebesar Rp 103,05 triliun untuk APBN 2027.
Meski demikian, nilai subsidi energi tidak mengalami perubahan dan tetap sebesar Rp 130,1 triliun pada APBN 2027. Adapun DPR RI mencatat, subsidi listrik terdiri dari subsidi tahun berjalan sebesar Rp 117,84 triliun.
Selain itu, subsidi listrik juga mencakup subsidi kurang bayar tahun 2025 yang dianggarkan sebesar Rp 12,26 triliun dalam APBN 2027.