Kinerja ekonomi dan kesejahteraan masyarakat menunjukkan perkembangan sepanjang 2024–2026, seiring dengan penetapan sejumlah sasaran yang lebih tinggi pada 2027.
Pertumbuhan ekonomi tercatat 5,03% pada 2024 dan meningkat menjadi 5,11% pada 2025. Pada semester I-2026, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45%, sementara target pertumbuhan ekonomi 2027 ditetapkan hingga 6,0%.
Di sisi ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun dari 4,91% pada 2024 menjadi 4,74% pada 2025. Pada Mei 2026, TPT tercatat 4,65%, sedangkan pada 2027 pemerintah menargetkan TPT berada pada kisaran 4,3%–4,87%.
Perbaikan juga terlihat pada tingkat kemiskinan. Persentasenya turun dari 8,57% pada 2024 menjadi 8,25% pada 2025 dan kembali turun menjadi 8,07% pada Maret 2026. Untuk 2027, tingkat kemiskinan ditargetkan berada pada kisaran 6,0%–6,5%.
Sementara itu, proporsi penciptaan lapangan kerja formal tercatat 42,05% pada 2024 dan meningkat menjadi 42,30% pada 2025. Pada Mei 2026, indikator tersebut berada di 40,70%, sedangkan target 2027 ditetapkan hingga 40,81%.
Dari sisi pemerataan, Rasio Gini turun dari 0,381 pada 2024 menjadi 0,363 pada 2025. Pada Maret 2026, Rasio Gini tercatat 0,368, sementara target 2027 berada pada kisaran 0,360–0,365.
Secara keseluruhan, sasaran 2027 mencakup tidak hanya peningkatan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan serta upaya menjaga pemerataan pendapatan.