Kunjungan Wisman April 2026 Melonjak di Tengah Pelemahan Rupiah

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:53 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Kunjungan Wisman April 2026 Melonjak di Tengah Pelemahan Rupiah
Kunjungan Wisman April 2026 Melonjak di Tengah Pelemahan Rupiah

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada April 2026 mencatatkan lonjakan signifikan di tengah momentum pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Berdasarkan data Investing, Rupiah mulai terjun bebas hingga menyentuh angka Rp17.035 per dolar AS sejak 6 April 2026. Fenomena ekonomi ini secara tidak langsung mengubah peta perjalanan wisata regional dengan menjadikan Indonesia sebagai destinasi yang memiliki daya saing harga sangat kompetitif bagi turis asing.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisman pada April 2026 mencapai 1.248.651 kunjungan, melesat 14,75% dibandingkan Maret 2026 yang hanya sebesar 1.088.166 kunjungan. Performa ini juga menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 7,22% secara tahunan (YoY) terhadap April 2025. Secara kumulatif, total kunjungan wisman sepanjang Januari hingga April 2026 sukses menyentuh angka 4.684.927 kunjungan, atau meningkat 8,24% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pelemahan rupiah ini dinilai membawa berkah tersendiri bagi sektor pariwisata karena mendongkrak aspek value for money bagi para pelancong internasional. Berdasarkan pemantauan media yang dilakukan tim riset DATASATU, Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Ni Made Ayu Marthini menyatakan bahwa penurunan nilai tukar rupiah membuat harga produk di Indonesia otomatis menjadi 20% lebih rendah dari sebelumnya. Kondisi ini menjadi daya tarik luar biasa bagi wisman untuk menikmati fasilitas hotel, belanja oleh-oleh, hingga wisata kuliner dengan biaya yang jauh lebih murah namun tetap mendapatkan pelayanan yang berkualitas.

Tren penguatan kunjungan ini didominasi secara mutlak oleh pasar regional Asia Tenggara (ASEAN) yang mencatatkan total 493.423 kunjungan pada April 2026, atau tumbuh 15,57% secara tahunan. Lonjakan kunjungan bulanan tertinggi berasal dari wisman asal Thailand yang meroket 97,84% menjadi 11.465 kunjungan, disusul oleh Vietnam yang tumbuh 44,61% menjadi 8.886 kunjungan. Secara volume, Malaysia dan Singapura tetap menjadi kontributor utama dengan masing-masing menyumbang 207.957 dan 111.439 kunjungan.

Kemenpar menilai kedekatan kultur sebagai negara serumpun memberikan keuntungan kompetitif tambahan bagi Indonesia dalam menangkap pasar Malaysia dan Singapura, terutama karena adanya kemiripan pada preferensi belanja dan makanan. Pertumbuhan luar biasa juga dilaporkan datang dari pasar non-ASEAN seperti China dan Korea Selatan. Akselerasi kunjungan dari negara-negara Asia ini menjadi sangat krusial karena berhasil menjadi penyeimbang atas penurunan kunjungan wisatawan dari wilayah Eropa dan Timur Tengah yang saat ini sedang terdampak oleh eskalasi perang Iran.

Meskipun volume kedatangan dari kawasan ASEAN meningkat pesat, durasi tinggal rata-rata wisman regional pada April 2026 tercatat sedikit memendek menjadi 4,70 malam, bergerak turun dari rata-rata bulan Maret yang sempat menyentuh 5,47 malam. Wisatawan asal Brunei Darussalam menjadi kelompok yang tinggal paling lama dengan rata-rata 7,36 malam, sementara wisatawan Timor Leste mencatatkan durasi paling singkat yaitu 2,11 malam. Sebagian besar wisman terpantau tetap memilih Bandara Ngurah Rai di Bali sebagai pintu masuk utama dengan torehan 552.961 kunjungan, disusul oleh Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 227.830 kunjungan sepanjang April 2026.

Analisis Kunjungan Wisman di Tengah Melemahnya Rupiah - (BPS/desain oleh Notebook LM/DATASATU)
Analisis Kunjungan Wisman di Tengah Melemahnya Rupiah - (BPS/desain oleh Notebook LM/DATASATU)

Data Terkait

reshuffle-menkeu-rupiah-dan-pasar-keuangan-masih-tertekan
Ekonomi

Reshuffle Menkeu, Rupiah dan Pasar Keuangan Masih Tertekan

Pergantian Menteri Keuangan diikuti oleh pergerakan beragam pada sejumlah indikator pasar keuangan. IHSG turun tipis dari 6.541,38 pada 11 September menjadi 6.534,69 pada 14 September 2026 atau terkoreksi 0,10%. Pada periode yang sama, posisi jual bersih asing (net foreign sell) meningkat dari Rp71,42 triliun menjadi Rp71,75 triliun atau sebesar 0,47%, menunjukkan masih adanya tekanan aksi jual investor asing di pasar saham.

15 Sep 2026

aksi-demonstrasi-27-agustus-2026-rupiah-terdepresiasi-ihsg-menguat
Ekonomi

Aksi Demonstrasi 27 Agustus 2026: Rupiah Terdepresiasi, IHSG Menguat

Aksi demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (27/8/2026) belum menunjukkan dampak negatif yang signifikan terhadap pasar keuangan domestik. Pergerakan rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 27 Agustus 2026 menunjukkan respons yang berbeda.

27 Agu 2026

perjalanan-wisatawan-nusantara-tembus-107-juta-pada-juni-2026
Sosial Budaya

Perjalanan Wisatawan Nusantara Tembus 107 Juta pada Juni 2026

BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 107,19 juta perjalanan pada Juni 2026.

6 Agu 2026

perjalanan-wisatawan-nasional-naik-menjadi-766-ribu-pada-juni-2026
Sosial Budaya

Perjalanan Wisatawan Nasional Naik Menjadi 766 Ribu pada Juni 2026

BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 766.780 ribu perjalanan pada Juni 2026.

6 Agu 2026

wisatawan-malaysia-dan-singapura-paling-banyak-berkunjung-ke-indonesia
Sosial Budaya

Wisatawan Malaysia dan Singapura Paling Banyak Berkunjung ke Indonesia

Malaysia masih menjadi negara asal wisatawan mancanegara (wisman) terbesar yang berkunjung ke Indonesia dengan 258.694 kunjungan. Posisi berikutnya ditempati Singapura sebanyak 169.912 kunjungan dan Australia sebanyak 167.500 kunjungan.

5 Agu 2026

kunjungan-wisman-terus-bertumbuh-pariwisata-indonesia-makin-bergairah
Sosial Budaya

Kunjungan Wisman Terus Bertumbuh, Pariwisata Indonesia Makin Bergairah

Sepanjang 2026, jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Indonesia mencapai 7,45 juta kunjungan. Adapun dalam 5 tahun terakhir, jumlahnya melonjak dari 1,56 juta kunjungan pada 2021 menjadi 15,39 juta kunjungan pada 2025.

5 Agu 2026