Anggota KDMP Tembus 2,13 Juta, SDM Pengelola Memadai Jadi Tantangan

Senin, 13 April 2026 | 18:46 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Anggota KDMP Tembus 2,13 Juta, SDM Pengelola Memadai Jadi Tantangan
Pertumbuhan Anggota KDMP Setahun Terakhir

Presiden Prabowo menargetkan pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) mencapai 80 ribu unit hingga Maret 2026. Berdasarkan data Simkopdes hingga April 2026, jumlah anggota KDMP telah mencapai 2,13 juta anggota. Sepanjang 2026, angka tersebut meningkat 22,7% dibandingkan Januari 2026 yang sebesar 1,74 juta anggota. Jika ditarik lebih jauh, lonjakan ini terbilang masif karena pada April 2025 jumlah anggota KDMP baru tercatat sebesar 48 anggota.

Pertumbuhan Anggota KDMP Setahun Terakhir
 - (Simkopdes & berbagai sumber/Diproduksi Gemini AI)
Pertumbuhan Anggota KDMP Setahun Terakhir - (Simkopdes & berbagai sumber/Diproduksi Gemini AI)

Di balik pertumbuhan yang masif tersebut, KDMP masih dihadapkan pada sejumlah persoalan mendasar. Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Stefanus BAN Liow mengungkapkan, terdapat tiga isu utama, yakni potensi risiko pidana bagi kepala desa dalam pengelolaan keuangan, ketidakjelasan keberadaan koperasi lama, serta tumpang tindih dengan entitas ekonomi desa lain sebelum hadirnya KDMP. Dari hasil pemantauan, dinas koperasi daerah mengalami kebingungan, pengurus koperasi belum memahami regulasi, dan kepala desa menghadapi kekhawatiran terkait risiko hukum.

Lebih lanjut, kondisi ini bukan disebabkan oleh kegagalan di tingkat daerah, melainkan akibat desain regulasi yang belum optimal. Melalui uji publik, BULD merumuskan enam rekomendasi strategis, termasuk percepatan revisi UU Nomor 25 Tahun 1992, penguatan dasar hukum KDMP, kejelasan relasi kelembagaan dengan BUMDes, serta pergeseran kebijakan ke arah peningkatan kualitas koperasi.

Selain persoalan regulasi, model bisnis KDMP juga menjadi sorotan. Saat ini, sebagian besar KDMP menjalankan fungsi serupa, yakni sebagai offtaker hasil panen petani, memotong rantai distribusi, serta menjadi pelaksana program pemerintah seperti penyalur pupuk bersubsidi dan elpiji tiga kg. 

Pola ini membuat KDMP lebih menyerupai instrumen kebijakan dibandingkan entitas bisnis komersial. Akibatnya, dengan jumlah koperasi yang mencapai 80 ribu dan harus bersaing dengan BUMDes, warung, toko kelontong, hingga minimarket, ruang pasar menjadi terbatas dan sulit mencapai skala ekonomi yang efisien. 

Di sisi lain, meskipun jumlah anggota KDMP meningkat signifikan dalam setahun terakhir, kondisi tersebut belum tentu diikuti dengan ketersediaan SDM pengelola yang memadai, sehingga berpotensi menimbulkan kesenjangan antara pertumbuhan organisasi dan kapasitas pengelolaan di lapangan.

Data Terkait

ini-deretan-pelatihan-militer-untuk-calon-manajer-kopdes-2026
Hukum & Keamanan

Ini Deretan Pelatihan Militer untuk Calon Manajer Kopdes 2026

Calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) harus melalui latihan dasar militer selama 30 hari. Mereka juga akan mendapatkan pendidikan manajerial selama 15 hari.

29 Jun 2026

pemadaman-listrik-tekan-dunia-usaha-umkm-manufaktur-paling-terdampak
Ekonomi

Pemadaman Listrik Tekan Dunia Usaha, UMKM-Manufaktur Paling Terdampak

Pemadaman listrik bergilir menekan aktivitas dunia usaha. Adapun industri manufaktur, data center hingga UMKM paling terdampak.

27 Jun 2026

umkm-dominasi-unit-usaha-asean-produktivitas-ri-masih-tertinggal
Ekonomi

UMKM Dominasi Unit Usaha ASEAN, Produktivitas RI Masih Tertinggal

INDEF mencatat UMKM menyumbang 41,1% PDB Asia Tenggara pada 2021. Namun, produktivitas tenaga kerja Indonesia masih tertinggal dibanding negara kawasan.

24 Jun 2026

long-weekend-dongkrak-mobilitas-tiket-kereta-api-terjual-911-ribu
Ekonomi

Long Weekend Dongkrak Mobilitas, Tiket Kereta Api Terjual 911 Ribu

Libur panjang mendorong mobilitas masyarakat. Penjualan tiket kereta api mencapai 911,18 ribu tiket, menciptakan efek berganda bagi ekonomi daerah dan sektor pariwisata.

2 Jun 2026

wfh-mampu-hemat-bbm-20-tapi-risiko-ekonomi-perlu-diantisipasi
Ekonomi

WFH Mampu Hemat BBM 20%, Tapi Risiko Ekonomi Perlu Diantisipasi

WFH akan menghemat BBM hingga 20%, namun berisiko menurunkan konsumsi rumah tangga. Efisiensi energi berpotensi bergeser jadi beban rumah tangga.

16 Apr 2026

pembangunan-kopdes-merah-putih-terpusat-di-jawa-timur-masih-tertinggal
Ekonomi

Pembangunan Kopdes Merah Putih Terpusat di Jawa, Timur Masih Tertinggal

Pembangunan KDMP capai ribuan unit hingga April 2026, didominasi Jawa 16,15 ribu unit. Sementara Maluku dan Papua masih 720 unit.

15 Apr 2026