Jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) hingga Februari 2026 telah mencapai 83,33 ribu unit gerai yang tersebar di seluruh provinsi Indonesia. Ekspansi ini menunjukkan percepatan implementasi program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat fondasi ekonomi desa melalui optimalisasi dana desa.
Berdasarkan data resmi KDMP, Jawa Tengah menjadi provinsi dengan jumlah gerai terbanyak, yakni sekitar 8,55 ribu unit. Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur yaitu 8,49 ribu unit, disusul Aceh sebanyak 6,54 ribu unit. Adapun jumlah KDMP di Sumatera Utara mencapai 6,13 ribu unit, serta Jawa Barat sebesar 5,97 ribu unit. Dominasi lima besar ini mencerminkan tingginya partisipasi daerah dalam pengembangan koperasi berbasis desa.
Adapun Nusa Tenggara Timur, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Papua Pegunungan masuk dalam 10 besar provinsi dengan jumlah KDMP terbanyak. Keberadaan gerai KDMP di berbagai wilayah diharapkan mampu memperkuat distribusi kebutuhan pokok, memperluas akses pembiayaan mikro, serta meningkatkan nilai tambah hasil produksi desa.
KDMP dirancang sebagai instrumen untuk memperkuat ketahanan pangan dan memangkas rantai distribusi agar ketergantungan pada tengkulak berkurang. Melalui skema ini, harga kebutuhan pokok dapat lebih terkendali, daya beli masyarakat meningkat, serta kesejahteraan warga desa terdorong naik secara berkelanjutan.