Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang digagas Presiden Prabowo Subianto telah menembus 83,33 ribu unit gerai hingga Februari 2026. Inisiatif ini diarahkan untuk memperkuat ekonomi lokal, memperluas kesempatan kerja, serta memperkokoh ketahanan pangan desa melalui pemangkasan rantai distribusi dan stabilisasi harga kebutuhan pokok.
Berdasarkan data KDMP, Pulau Sumatera mencatat jumlah gerai terbanyak, yaitu mencapai 25,62 ribu unit. Posisi kedua ditempati Jawa sebanyak 25,29 ribu unit, disusul Sulawesi sebanyak 10,56 ribu unit. Sementara itu, wilayah Maluku dan Papua memiliki 9,35 ribu unit, Kalimantan sebanyak 7,16 ribu unit, serta Nusa Tenggara dan Bali sebanyak 5,34 ribu unit. Sebaran ini menunjukkan implementasi program yang merata di berbagai kawasan Indonesia.
Dari sisi target pembangunan, Kementerian Keuangan mencatat pemerintah membidik penyelesaian 30 ribu gerai pada Maret 2026. Selanjutnya, tambahan 50 ribu gerai direncanakan rampung hingga Agustus 2026. Hingga 20 Februari 2026, sekitar 24,19 ribu gerai KDMP masih dalam tahap pembangunan.
Ekspansi ini diharapkan semakin memperkuat peran koperasi desa sebagai motor distribusi barang, penyedia akses pembiayaan mikro, dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan. Dengan jaringan yang kian luas, KDMP diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan serta menekan ketimpangan antarwilayah.