Rupiah Bisa Tembus Rp 17 Ribu Usai Lebaran, Didorong Sentimen Ini

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Rupiah Bisa Tembus Rp 17 Ribu Usai Lebaran, Didorong Sentimen Ini
Faktor Pendorong Pelemahan Rupiah Setelah Lebaran 2026

Pengamat Komoditas dan Mata Uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan nilai tukar rupiah setelah libur panjang Idulfitri akan bergerak dalam kisaran Rp16.990 hingga Rp17.075 per dolar AS. 

Adapun salah satu pendorong utamanya yaitu ketidakpastian pasar keuangan global meningkat seiring konflik di Timur Tengah, yang menyebabkan arus modal asing keluar dari negara berkembang. Pada Maret 2026, investasi portofolio di emerging markets mencatat net outflows sebesar US$ 1,1 miliar, berbalik dari kondisi Januari-Februari 2026 yang mencatat net inflows kumulatif sebesar US$ 1,6 miliar. Arus keluar dana ini menjadi salah satu faktor utama yang menekan pergerakan rupiah terhadap dolar AS.

Faktor Pendorong Pelemahan Rupiah Setelah Lebaran 2026 - (Bank Indonesia & berbagai sumber/Diproduksi Gemini AI)
Faktor Pendorong Pelemahan Rupiah Setelah Lebaran 2026 - (Bank Indonesia & berbagai sumber/Diproduksi Gemini AI)

Selain itu, selama periode libur akan dirilis hasil rapat The Federal Reserve melalui Federal Open Market Committee (FOMC). Penguatan dolar AS juga didorong oleh kebijakan bank sentral global yang masih mempertahankan suku bunga tinggi, bahkan cenderung menaikkan suku bunga di tengah kekhawatiran inflasi. Tekanan inflasi ini dipicu oleh lonjakan harga energi, terutama minyak mentah Brent yang diperkirakan bergerak di kisaran US$ 110 hingga US$ 116.

Di sisi lain, eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah juga memperkuat posisi dolar AS sebagai aset safe haven. Sementara itu, struktur ekonomi Indonesia yang bergantung pada cadangan devisa turut menjadi perhatian. Meski cadangan devisa terlihat besar, sebagian berasal dari utang luar negeri pemerintah dan Bank Indonesia yang lebih banyak digunakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar, bukan untuk kegiatan produktif.

Data Terkait

aksi-demonstrasi-27-agustus-2026-rupiah-terdepresiasi-ihsg-menguat
Ekonomi

Aksi Demonstrasi 27 Agustus 2026: Rupiah Terdepresiasi, IHSG Menguat

Aksi demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (27/8/2026) belum menunjukkan dampak negatif yang signifikan terhadap pasar keuangan domestik. Pergerakan rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 27 Agustus 2026 menunjukkan respons yang berbeda.

1 hari yang lalu

langkah-menjaga-kepercayaan-investor-pasca-mundurnya-gubernur-bi
Politik

Langkah Menjaga Kepercayaan Investor Pasca Mundurnya Gubernur BI

Pengunduran diri Perry Warjiyo berisiko meningkatkan ketidakpastian pasar. Pemerintah dan BI didorong menjaga independensi, komunikasi, serta proses suksesi yang kredibel.

29 Jul 2026

rapor-nilai-tukar-rupiah-di-bawah-kepemimpinan-gubernur-bank-indonesia
Ekonomi

Rapor Nilai Tukar Rupiah di Bawah Kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menunjukkan dinamika yang berbeda pada setiap periode kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia. Depresiasi terdalam terjadi pada masa Soedradjad Djiwandono, ketika rupiah melemah 332,16% dari Rp2.071 per dolar AS pada Maret 1993 menjadi Rp8.950 per dolar AS pada Februari 1998 akibat krisis keuangan Asia.

29 Jul 2026

dampak-pengunduran-diri-gubernur-bi-bagi-ekonomi-hingga-pasar-keuangan
Ekonomi

Dampak Pengunduran Diri Gubernur BI bagi Ekonomi hingga Pasar Keuangan

Pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI berisiko memicu pelemahan rupiah, kenaikan yield SBN, tekanan pasar saham, dan mempersempit ruang fiskal.

28 Jul 2026

konflik-as-dan-iran-memanas-di-selat-hormuz
Internasional

Konflik AS dan Iran Memanas di Selat Hormuz

Eskalasi militer antara AS dan Iran kembali memuncak setelah kedua belah pihak saling meluncurkan serangan udara pada akhir pekan, 27–28 Juni 2026.

30 Jun 2026

bi-naikkan-suku-bunga-darurat-rupiah-menguat-rp-17900-per-dolar-as
Ekonomi

BI Naikkan Suku Bunga Darurat, Rupiah Menguat Rp 17.900 per Dolar AS

Rupiah menguat 1,29% ke Rp 17.956 per dolar AS setelah BI menaikkan BI-Rate menjadi 5,50% dan meluncurkan sejumlah kebijakan stabilisasi pasar.

9 Jun 2026