Realisasi penerimaan pajak pada Januari 2026 menunjukkan kinerja yang solid. Kementerian Keuangan mencatat hingga 31 Januari 2026, penerimaan pajak mencapai Rp116,2 triliun atau setara 4,9% dari target APBN 2026. Kinerja positif ini terutama didorong oleh pajak konsumsi.
Penerimaan neto Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mencapai Rp45,3 triliun, melonjak 83,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontributor terbesar kedua berasal dari Pajak Penghasilan (PPh) Final, PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 26 dengan realisasi Rp26 triliun, meski kelompok pajak ini mengalami kontraksi 11% dibandingkan Januari 2025.
Sementara itu, penerimaan PPh Orang Pribadi dan PPh Pasal 21 mencapai Rp13,1 triliun atau terkontraksi 20,4% secara tahunan. Adapun PPh Badan hingga akhir Januari 2026 terealisasi Rp5,7 triliun dan tumbuh 37% yoy.
Selain itu, penerimaan pajak lainnya tercatat Rp16,1 triliun, melonjak signifikan hingga 685,8% secara tahunan.