Silang Pendapat Pejabat Terkait Ekspansi Ritel Modern di Wilayah Desa

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:40 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Silang Pendapat Pejabat Terkait Ekspansi Ritel Modern di Wilayah Desa
Silang Pendapat Pejabat Terkait Ekspansi Ritel Modern di Wilayah Desa

Wacana pembatasan ekspansi ritel modern ke wilayah perdesaan memicu perbedaan sikap di jajaran kabinet dan legislatif, seiring rencana penguatan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, secara tegas mendorong penghentian izin operasional minimarket baru untuk memberikan ruang bagi Kopdes dalam menyediakan kebutuhan warga desa. Hal tersebut ia sampaikan saat rapat kerja dengan Komisi V DPR RI (12/11). “Kalau perlu memang mulai hari ini pembangunan Alfamart, Indomaret distop. Sehingga memberi peluang kepada rakyat di desa untuk membuka seluas-luasnya peluang bisnis,” ujar Yandri, dilansir dari tayangan YouTube Komisi V DPR Channel (26/2). Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisi V DPR, Lasarus, memberikan dukungan proteksi dengan menekankan pentingnya menutup ruang bagi pengusaha besar agar tidak mematikan usaha mikro dan toko kelontong milik masyarakat lokal.

Di sisi lain, respons lebih moderat muncul dari jajaran Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi yang lebih mengedepankan aspek regulasi dan kolaborasi. Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menawarkan solusi kemitraan strategis antara Kopdes dengan ritel modern, sementara Dirjen PDN Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, bersikap normatif dengan merujuk pada aturan zonasi yang telah berlaku. Hingga kini, pemerintah masih berada dalam tahap koordinasi lintas kementerian, sebagaimana disampaikan Menteri Perdagangan Budi Santoso, untuk merumuskan mekanisme terbaik guna menyeimbangkan perlindungan ekonomi desa dan iklim investasi.

Kompilasi Pernyataan Pejabat Terkait Kemitraan Kopdes vs Ritel Modern - (Berbagai sumber/Ajeng Wirachmi)
Kompilasi Pernyataan Pejabat Terkait Kemitraan Kopdes vs Ritel Modern - (Berbagai sumber/Ajeng Wirachmi)

Data Terkait

genjot-ekonomi-desa-kdmp-tembus-24-ribu-gerai-di-awal-2026
Ekonomi

Genjot Ekonomi Desa, KDMP Tembus 24 Ribu Gerai di Awal 2026

Program KDMP capai 24,19 ribu gerai per Februari 2026 dan target 80 ribu hingga Agustus 2026.

3 hari yang lalu

dana-desa-2026-turun-signifikan-lebih-dari-50-akan-dialihkan-ke-kopdes
Ekonomi

Dana Desa 2026 Turun Signifikan, Lebih dari 50% Akan Dialihkan ke Kopdes

Dana desa 2026 turun jadi Rp 60,57 triliun. Sebanyak 58,03% dialihkan ke Kopdes Merah Putih dan menuai penolakan dari kepala desa.

19 Feb 2026