Jaga Daya Beli Sepanjang Ramadan-Lebaran, Pemerintah Guyur Stimulus

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:59 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Jaga Daya Beli Sepanjang Ramadan-Lebaran, Pemerintah Guyur Stimulus
Pemerintah siapkan diskon transportasi, mudik gratis, bansos pangan dan WFA jelang Lebaran 2026 untuk jaga daya beli dan dorong ekonomi.

Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026, pemerintah menyiapkan rangkaian stimulus untuk meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, kebijakan tersebut mencakup diskon tiket transportasi lintas moda, program mudik gratis, bantuan pangan bagi keluarga penerima manfaat (KPM), hingga penerapan Work From Anywhere (WFA).

Pemerintah siapkan diskon transportasi, mudik gratis, bansos pangan dan WFA jelang Lebaran 2026 untuk jaga daya beli dan dorong ekonomi. - (Kementerian Pariwisata/Karen Agatha)
Pemerintah siapkan diskon transportasi, mudik gratis, bansos pangan dan WFA jelang Lebaran 2026 untuk jaga daya beli dan dorong ekonomi. - (Kementerian Pariwisata/Karen Agatha)

Untuk program diskon transportasi, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 911,16 miliar. Potongan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 17-18 % berlaku pada 14-29 Maret 2026 dengan target 3,3 juta penumpang. Di sektor laut, PT Pelni memberikan diskon 30 % tarif dasar pada 11 Maret-5 April 2026 bagi 445 ribu penumpang. Sementara itu, penyeberangan ASDP membebaskan tarif jasa pelabuhan dengan target 2,4 juta penumpang dan 945 ribu kendaraan. Diskon 30 % tiket kereta api juga diberikan untuk 1,2 juta penumpang pada periode 14-29 Maret 2026.

Selain itu, pemerintah dan sejumlah daerah menghadirkan program mudik gratis yang mencakup 401 unit bus ke 34 kota, 50 ribu tiket kapal laut, serta 28,18 ribu tiket kereta api gratis di Pulau Jawa. Di sisi perlindungan sosial, bantuan pangan disalurkan kepada 35,04 juta KPM berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan dengan total anggaran Rp11,92 triliun.

Kebijakan WFA diberlakukan pada Maret 2026 untuk mendistribusikan mobilitas agar lebih merata dan mengurangi kepadatan arus mudik. Pemerintah berharap kombinasi stimulus ini dapat memperlancar perjalanan Lebaran sekaligus mendorong konsumsi rumah tangga, aktivitas pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Data Terkait

meski-pemudik-turun-dampak-ekonomi-lebaran-2026-diproyeksi-lampaui-2025
Ekonomi

Meski Pemudik Turun, Dampak Ekonomi Lebaran 2026 Diproyeksi Lampaui 2025

Meski pemudik turun 6,93% yoy jadi 143,9 juta, perputaran uang Lebaran 2026 tembus Rp 161,8 triliun, melampaui Lebaran 2025 yang mendorong PDB hingga 5,2% yoy.

26 Mar 2026

penukaran-uang-melonjak-jelang-lebaran-tembus-91-di-2026
Ekonomi

Penukaran Uang Melonjak Jelang Lebaran, Tembus 91% di 2026

Penukaran uang mencapai 91% jelang Lebaran 2026, naik dari 89% tahun lalu. Lonjakan kartal terjadi tiap Ramadan, namun daya beli tetap dipengaruhi inflasi.

25 Mar 2026

diskon-transportasi-lebaran-mampu-meredam-inflasi-meski-efek-terbatas
Ekonomi

Diskon Transportasi Lebaran Mampu Meredam Inflasi, Meski Efek Terbatas

Diskon transportasi Rp 911,16 miliar bantu jaga inflasi dan daya beli saat Lebaran 2026, meski efeknya terbatas dan terbatas pada preferensi moda transportasi.

25 Mar 2026

inflasi-ramadan-lebaran-2026-tak-diimbangi-pertumbuhan-upah
Ekonomi

Inflasi Ramadan-Lebaran 2026 Tak Diimbangi Pertumbuhan Upah

Daya beli melemah jelang Ramadan 2026 akibat inflasi naik, sementara pertumbuhan upah hanya mencapai 1,94% pada Agustus 2025 dan tertinggal dari laju inflasi.

25 Mar 2026

daya-beli-melemah-inflasi-ramadan-lebaran-2026-bergeser-ke-sektor-jasa
Ekonomi

Daya Beli Melemah, Inflasi Ramadan-Lebaran 2026 Bergeser ke Sektor Jasa

Inflasi naik ke 4,76% di awal 2026, sementara upah tertinggal. Pola konsumsi bergeser ke perawatan pribadi dan jasa selama Ramadan-Lebaran 2026.

24 Mar 2026

okupansi-hotel-saat-lebaran-2026-tulungagung-tertinggi-capai-93
Sosial Budaya

Okupansi Hotel Saat Lebaran 2026: Tulungagung Tertinggi, Capai 93%

Okupansi hotel di Indonesia bervariasi saat Nyepi-Lebaran 2026, Tulungagung tembus 80-93%, Bali 80%, Sentul 70%, sementara Jogja turun ke 40-65%.

24 Mar 2026