MSCI Umumkan Rebalancing Indeks Maret 2026, Ini Hasilnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:50 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
MSCI Umumkan Rebalancing Indeks Maret 2026, Ini Hasilnya
MSCI umumkan rebalancing indeks. INDF keluar dari Global Standard Index dan turun ke Small Cap, efektif 2 Maret 2026.

Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil tinjauan berkala indeks untuk periode Maret 2026. Dalam pengumuman Selasa (10/2), perubahan komposisi indeks tersebut berlaku setelah penutupan perdagangan 27 Februari 2026 dan efektif mulai 2 Maret 2026. Bursa Efek Indonesia (BEI) pun memberikan tanggapan atas hasil rebalancing tersebut.

MSCI umumkan rebalancing indeks. INDF keluar dari Global Standard Index dan turun ke Small Cap, efektif 2 Maret 2026. - (MSCI/Karen Agatha)
MSCI umumkan rebalancing indeks. INDF keluar dari Global Standard Index dan turun ke Small Cap, efektif 2 Maret 2026. - (MSCI/Karen Agatha)

Pada penyesuaian kali ini, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dikeluarkan dari MSCI Global Standard Indexes dan dimasukkan ke MSCI Small Cap Indexes. Sementara itu, di indeks Small Cap, MSCI menghapus dua emiten, yakni PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) dan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO).

Pejabat Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa MSCI sebelumnya telah menyampaikan kebijakan pembekuan (freeze) interim untuk saham Indonesia. Kebijakan tersebut mencakup tidak adanya kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), serta tidak ada penambahan saham baru ke dalam indeks.

Selain itu, MSCI juga menunda promosi antarsegmen, termasuk kenaikan dari kategori small cap ke standard index. Untuk meminimalkan potensi reverse turnover pada Index Review Mei 2026 akibat perubahan metodologi pembulatan free float, MSCI hanya akan menerapkan penyesuaian free float yang dinilai signifikan pada review Februari 2026.

Data Terkait

net-sell-asing-tembus-rp-117-t-pasca-msci-merilis-review-juni-2026
Ekonomi

Net Sell Asing Tembus Rp 1,17 T Pasca MSCI Merilis Review Juni 2026

IHSG ke level 5.800 pada 24 Juni 2026 diikuti dengan net sell investor asing hingga Rp 1,17 triliun setelah MSCI memberi peringatan soal status pasar modal RI.

25 Jun 2026

saham-berbobot-besar-di-msci-tertekan-usai-pengumuman-review-juni-2026
Ekonomi

Saham Berbobot Besar di MSCI Tertekan Usai Pengumuman Review Juni 2026

Peringatan MSCI terkait potensi penurunan status Indonesia ke Frontier Market memicu koreksi IHSG ke 5.883,88 dan menekan sejumlah saham berbobot besar di MSCI.

25 Jun 2026

gejolak-ihsg-sepanjang-2026-tertekan-sentimen-msci-dan-faktor-domestik
Ekonomi

Gejolak IHSG Sepanjang 2026, Tertekan Sentimen MSCI dan Faktor Domestik

IHSG bergerak fluktuatif sepanjang 2026, mulai dari rekor 9.134,70 hingga melemah ke 6.116,69 seiring sentimen MSCI, aksi jual investor, dan faktor domestik.

23 Jun 2026

status-emerging-market-tetap-bertahan-msci-soroti-akses-pasar-ri
Ekonomi

Status Emerging Market Tetap Bertahan, MSCI Soroti Akses Pasar RI

Akses pasar RI masih solid di emerging market, meski sejumlah aspek aksesibilitas dinilai melemah, termasuk transparansi hingga fleksibilitas investor asing.

22 Jun 2026

hasil-review-msci-2026-skor-transparansi-saham-indonesia-dan-turki-turun
Ekonomi

Hasil Review MSCI 2026: Skor Transparansi Saham Indonesia dan Turki Turun

MSCI baru saja merilis hasil Global Market Accessibility Review 2026 pada Kamis, 18 Juni 2026 waktu setempat. Hasil tinjauan terhadap kelompok pasar berkembang (Emerging Markets) tersebut menunjukkan bahwa sejumlah negara berhasil melakukan reformasi struktural yang signifikan. Sebaliknya, Indonesia dan Turki justru harus menghadapi penurunan penilaian akibat isu transparansi.

22 Jun 2026

bobot-susut-ke-050-indonesia-masih-bertahan-di-msci-emerging-markets
Ekonomi

Bobot Susut ke 0,50%, Indonesia Masih Bertahan di MSCI Emerging Markets

Pelaku pasar menanti hasil tinjauan MSCI pada 18 Juni 2026 setelah bobot Indonesia di MSCI Emerging Markets turun menjadi 0,50% dan memicu arus keluar dana asing.

18 Jun 2026