Kebutuhan Tercukupi, Ini Rincian Stok Pangan Ramadan-Lebaran 2026

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:00 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Kebutuhan Tercukupi, Ini Rincian Stok Pangan Ramadan-Lebaran 2026
Cadangan pangan nasional dinilai cukup untuk Ramadan-Lebaran 2026. Beras surplus besar, tetapi stok telur dan daging relatif tipis.

Badan Pangan Nasional (BPN) memastikan ketersediaan bahan pokok mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026 pada Februari-Maret mendatang. Dari sejumlah komoditas strategis, beras mencatatkan cadangan paling besar. Stok awal tahun ini mencapai 20,38 juta ton, sementara kebutuhan saat Ramadan-Lebaran diperkirakan 5,12 juta ton, sehingga tersisa 15,26 juta ton hingga akhir 2026.

Cadangan pangan nasional dinilai cukup untuk Ramadan-Lebaran 2026. Beras surplus besar, tetapi stok telur dan daging relatif tipis. - (Badan Pangan Nasional/Karen Agatha)
Cadangan pangan nasional dinilai cukup untuk Ramadan-Lebaran 2026. Beras surplus besar, tetapi stok telur dan daging relatif tipis. - (Badan Pangan Nasional/Karen Agatha)

Setelah beras, jagung menjadi komoditas dengan kebutuhan terbesar berikutnya, yakni 3,04 juta ton selama periode yang sama. Dengan persediaan awal 7,70 juta ton, komoditas ini diproyeksikan masih menyisakan 4,66 juta ton pada penghujung tahun. 

Namun, beberapa bahan pangan hewani mencatat cadangan yang lebih terbatas. Telur ayam ras diperkirakan membutuhkan 1,08 juta ton saat Ramadan dan Lebaran, sedangkan stok awal hanya 1,38 juta ton. Artinya, sisa cadangan hingga akhir tahun diproyeksikan tinggal 0,30 juta ton.

Kondisi serupa juga terlihat pada daging sapi atau kerbau. Kebutuhan untuk Februari-Maret 2026 mencapai 0,13 juta ton, sementara stok awal tercatat 0,17 juta ton. Dengan demikian, hanya tersisa sekitar 0,04 juta ton sebagai cadangan, menjadikannya salah satu komoditas dengan sisa stok paling tipis hingga akhir 2026.

Data Terkait

konflik-timur-tengah-tekan-sektor-ekonomi-transportasi-paling-terdampak
Ekonomi

Konflik Timur Tengah Tekan Sektor Ekonomi, Transportasi Paling Terdampak

Eskalasi AS-Israel-Iran ganggu jalur pupuk dunia dan logistik. Harga minyak sentuh US$ 100/barel, biaya produksi dan pangan global ikut terdampak.

30 Mar 2026

perputaran-uang-mudik-lebaran-2026-bisa-tembus-rp-160-t-ini-faktornya
Ekonomi

Perputaran Uang Mudik Lebaran 2026 Bisa Tembus Rp 160 T, Ini Faktornya

Perputaran uang saat mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai Rp 148-160 triliun, didorong lonjakan konsumsi, stimulus pemerintah, dan jumlah pemudik besar.

17 Mar 2026

ramadan-picu-kesadaran-berzakat-penghimpunan-zakat-nasional-melonjak
Ekonomi

Ramadan Picu Kesadaran Berzakat, Penghimpunan Zakat Nasional Melonjak

Momen Ramadan dorong kesadaran masyarakat untuk berzakat. Dalam 6 tahun terakhir pengumpulan zakat naik signifikan.

17 Mar 2026

ketahanan-pangan-kuat-stok-beras-nasional-cukup-untuk-108-bulan
Ekonomi

Ketahanan Pangan Kuat, Stok Beras Nasional Cukup Untuk 10,8 Bulan

Pemerintah memastikan pasokan pangan nasional aman. Stok beras mencapai 27,99 juta ton dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sekitar 324 hari ke depan.

9 Mar 2026

konflik-as-israel-vs-iran-picu-lonjakan-harga-pupuk-ancam-pangan-ri
Ekonomi

Konflik AS-Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga Pupuk, Ancam Pangan RI

Konflik AS-Israel dan Iran memicu lonjakan harga pupuk yang berisiko menekan produksi pangan Indonesia.

6 Mar 2026

gerai-kdmp-tembus-83-ribu-unit-jawa-tengah-terbanyak
Ekonomi

Gerai KDMP Tembus 83 Ribu Unit, Jawa Tengah Terbanyak

Jumlah gerai KDMP capai 83,33 ribu unit per Februari 2026. Jawa Tengah memimpin, dorong penguatan ekonomi desa.

27 Feb 2026