Akan Temui MSCI, BEI Bawa 3 Agenda ke MSCI

Selasa, 10 Februari 2026 | 15:25 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Akan Temui MSCI, BEI Bawa 3 Agenda ke MSCI
BEI akan bertemu MSCI pada 11 Februari 2026 untuk membahas percepatan reformasi pasar modal, dengan fokus transparansi, klasifikasi investor, dan free float.

Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan kembali bertemu MSCI dalam pertemuan lanjutan di level teknis pada 11 Februari 2026. Agenda ini merupakan tindak lanjut dari proposal resmi reformasi pasar modal Indonesia yang telah disampaikan pekan sebelumnya, sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing pasar domestik di mata investor global.

BEI akan bertemu MSCI pada 11 Februari 2026 untuk membahas percepatan reformasi pasar modal, dengan fokus transparansi, klasifikasi investor, dan free float. - (Investor Daily/Karen Agatha)
BEI akan bertemu MSCI pada 11 Februari 2026 untuk membahas percepatan reformasi pasar modal, dengan fokus transparansi, klasifikasi investor, dan free float. - (Investor Daily/Karen Agatha)

Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa pertemuan awal dengan MSCI telah berlangsung pada 2 Februari 2026. Selanjutnya, pada 5 Februari 2026, tim Indonesia yang melibatkan Self Regulatory Organization (SRO) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengirimkan dokumen reformasi sebagai respons atas diskusi awal. Rangkaian dialog ini bertujuan memastikan rencana aksi yang diajukan selaras dengan metodologi dan standar MSCI.

Salah satu fokus utama reformasi adalah penyempurnaan klasifikasi investor dalam sistem Single Investor Identification (SID) di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Kategori investor yang semula berjumlah sembilan akan diperluas menjadi 28 subkategori, guna menghadirkan gambaran struktur kepemilikan yang lebih detail dan akurat. Selain itu, BEI mengusulkan perluasan kewajiban keterbukaan kepemilikan saham, dengan menurunkan ambang batas pelaporan dari di atas 5% menjadi di atas 1%.

Di samping peningkatan transparansi, BEI juga mengajukan kenaikan ketentuan minimum free float emiten dari 7,5% menjadi 15%. Usulan ini diharapkan memperkuat likuiditas dan kualitas pasar. Seluruh komitmen reformasi tersebut ditargetkan rampung sebelum akhir April 2026, sejalan dengan strategi nasional untuk memperkuat integritas pasar modal dan menjaga peluang peningkatan klasifikasi Indonesia dalam indeks global MSCI.

Data Terkait

rebalancing-msci-risiko-outflow-mengintai-pasar-saham-indonesia
Ekonomi

Rebalancing MSCI, Risiko Outflow Mengintai Pasar Saham Indonesia

Rebalancing MSCI Mei 2026 memicu koreksi IHSG 1,98% ke 6.723,32. Meski demikian, terdapat risiko outflow yang kian membesar ke depannya.

16 Mei 2026

rebalancing-msci-tekan-ihsg-ini-daftar-emiten-yang-keluar
Ekonomi

Rebalancing MSCI Tekan IHSG, Ini Daftar Emiten yang Keluar

MSCI mengeluarkan sejumlah saham Indonesia dari indeks global Mei 2026. IHSG pun melemah 1,98% ke 6.723,32 di tengah sorotan likuiditas dan konsentrasi kepemilikan saham.

15 Mei 2026

daftar-negara-dengan-penurunan-pasar-saham-terburuk
Ekonomi

Daftar Negara dengan Penurunan Pasar Saham Terburuk

Pasar modal global mengalami guncangan hebat imbas krisis energi tahun 2026 yang memicu koreksi tajam di sejumlah bursa negara berkembang.

26 Apr 2026

msci-evaluasi-pasar-modal-ri-bei-soroti-9-saham-konsentrasi-tinggi
Ekonomi

MSCI Evaluasi Pasar Modal RI, BEI Soroti 9 Saham Konsentrasi Tinggi

BEI menyoroti 9 saham dengan konsentrasi tinggi seiring dengan evaluasi MSCI pada Selasa (21/4) lalu. Adapun, kepemilikan terkonsentrasi tersebut di atas 95%.

23 Apr 2026

msci-perketat-kriteria-emiten-ri-evaluasi-pasar-modal-berlanjut
Ekonomi

MSCI Perketat Kriteria Emiten RI, Evaluasi Pasar Modal Berlanjut

MSCI memperketat kriteria saham RI dan menahan kebijakan indeks pada Mei 2026, sambil mengkaji reformasi transparansi dan dampaknya terhadap free float.

23 Apr 2026

ihsg-tertekan-usai-msci-tahan-rebalancing-saham-indonesia
Ekonomi

IHSG Tertekan Usai MSCI Tahan Rebalancing Saham Indonesia

Pada 20 April 2026, MSCI mengumumkan masih mempertahankan pembatasan saham Indonesia dalam review indeks Mei 2026. Keputusan ini berdampak langsung pada pergerakan saham dan sentimen pasar Indonesia.

23 Apr 2026