Perkembangan belanja anggaran perlindungan sosial (perlinsos) pada periode 2019–2024 terus bertumbuh. Pada 2019, anggaran perlinsos tercatat sebesar Rp190,1 triliun dengan pertumbuhan 9,9%. Anggaran ini kemudian melonjak tajam pada 2020 menjadi Rp295,5 triliun, mencatatkan pertumbuhan signifikan 55,5%. Lonjakan ini terutama dipengaruhi oleh kondisi ekonomi saat pandemi Covid-19 dan pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Meski terjadi penurunan pada 2021 hingga 2023, angka ini tetap lebih tinggi dibanding periode sebelum pandemi. Tahun 2024 menunjukkan pemulihan dengan anggaran kembali naik menjadi Rp258,3 triliun, tumbuh 6,6% dari tahun sebelumnya.
Tren lima tahunan ini menunjukkan bahwa belanja perlinsos cenderung berfluktuasi menyesuaikan kondisi ekonomi dan kebutuhan nasional, namun tetap menjadi salah satu instrumen utama pemerintah untuk menjaga kesejahteraan masyarakat di masa krisis maupun pemulihan ekonomi.