Moody’s Tahan Rating Kredit RI di Baa2, Bagaimana Penilaian Lain?

Senin, 9 Februari 2026 | 13:44 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Moody’s Tahan Rating Kredit RI di Baa2, Bagaimana Penilaian Lain?
Moody’s menahan rating Indonesia di Baa2, namun menurunkan outlook ke negatif seiring pelebaran defisit fiskal dan meningkatnya risiko ekonomi ke depan.

Lembaga pemeringkat kredit Moody’s Investors Service mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level Baa2, satu tingkat di atas batas investment grade. Afirmasi ini menjadi hasil akhir asesmen setelah kunjungan Moody’s ke Jakarta pada 27-29 Januari 2026, menandakan posisi kredit Indonesia masih dinilai layak dan relatif aman.

Meski demikian, Moody’s menurunkan outlook peringkat dari stabil menjadi negatif. Perubahan ini mencerminkan meningkatnya risiko ke depan, terutama terkait kondisi fiskal. Pada 2025, defisit APBN tercatat melebar hingga 2,9%, melampaui target 2,5% dan memicu kekhawatiran sebagian kalangan akan potensi tembusnya batas 3% sesuai Undang-Undang Keuangan Negara.

Moody’s menahan rating Indonesia di Baa2, namun menurunkan outlook ke negatif seiring pelebaran defisit fiskal dan meningkatnya risiko ekonomi ke depan. - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)
Moody’s menahan rating Indonesia di Baa2, namun menurunkan outlook ke negatif seiring pelebaran defisit fiskal dan meningkatnya risiko ekonomi ke depan. - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)

Penyesuaian outlook tersebut turut memengaruhi dinamika pasar keuangan. Rupiah, obligasi, dan saham menjadi lebih sensitif, di tengah IHSG yang baru saja bangkit dari tekanan perubahan indeks MSCI. Pada pembukaan sesi II Senin (9/2), IHSG tercatat pulih ke level 8.012,82, sementara yield SBN tenor 10 tahun turun ke 6,32% pada Februari, lebih rendah dibandingkan 6,91% pada periode yang sama tahun lalu.

Moody’s menekankan pentingnya konsistensi kebijakan, kejelasan komunikasi publik, serta koordinasi antarlembaga. Di saat yang sama, penguatan basis penerimaan negara dinilai krusial untuk menopang belanja prioritas dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Pemerintah menyambut positif afirmasi Baa2 ini dan menegaskan komitmen menjaga stabilitas makro, mengelola risiko fiskal, serta mendorong investasi. Optimisme tersebut ditopang kinerja ekonomi yang membaik sejak semester II 2025, termasuk pertumbuhan PDB triwulan IV 2025 sebesar 5,39% yang melampaui ekspektasi pasar.

Selain Moody’s, dua lembaga pemeringkat global lainnya, S&P Global Ratings dan Fitch Ratings, juga menempatkan Indonesia pada level BBB. Peringkat ini menunjukkan Indonesia masih memiliki kapasitas yang memadai untuk memenuhi kewajiban keuangannya, meski tetap rentan terhadap tekanan ekonomi dan gejolak eksternal. Kategori BBB mencerminkan status investment grade tingkat menengah-bawah dengan profil risiko moderat, sehingga kepercayaan investor tetap terjaga, namun disiplin kebijakan dan stabilitas makro menjadi faktor kunci agar peringkat tersebut tidak tergerus ke depan.

Data Terkait

net-sell-asing-tembus-rp-117-t-pasca-msci-merilis-review-juni-2026
Ekonomi

Net Sell Asing Tembus Rp 1,17 T Pasca MSCI Merilis Review Juni 2026

IHSG ke level 5.800 pada 24 Juni 2026 diikuti dengan net sell investor asing hingga Rp 1,17 triliun setelah MSCI memberi peringatan soal status pasar modal RI.

25 Jun 2026

saham-berbobot-besar-di-msci-tertekan-usai-pengumuman-review-juni-2026
Ekonomi

Saham Berbobot Besar di MSCI Tertekan Usai Pengumuman Review Juni 2026

Peringatan MSCI terkait potensi penurunan status Indonesia ke Frontier Market memicu koreksi IHSG ke 5.883,88 dan menekan sejumlah saham berbobot besar di MSCI.

25 Jun 2026

gejolak-ihsg-sepanjang-2026-tertekan-sentimen-msci-dan-faktor-domestik
Ekonomi

Gejolak IHSG Sepanjang 2026, Tertekan Sentimen MSCI dan Faktor Domestik

IHSG bergerak fluktuatif sepanjang 2026, mulai dari rekor 9.134,70 hingga melemah ke 6.116,69 seiring sentimen MSCI, aksi jual investor, dan faktor domestik.

23 Jun 2026

net-sell-asing-membayangi-bursa-asean-indonesia-catat-outflow-jumbo
Ekonomi

Net Sell Asing Membayangi Bursa ASEAN, Indonesia Catat Outflow Jumbo

Aksi jual investor asing masih membayangi pasar saham ASEAN. Indonesia mencatat net sell asing sebesar US$ 1,95 miliar pada kuartal I-2026, tertinggi di kawasan.

6 Jun 2026

ihsg-anjlok-591-dan-rupiah-tembus-rp18000-per-dolar-as-dalam-sepekan
Ekonomi

IHSG Anjlok 5,91% dan Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS dalam Sepekan

Dalam sepekan terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 5,91% ke level 5.839,79 pada penutupan perdagangan Kamis, 4 Juni 2026. Sementara, rupiah menyentuh level Rp18.023 per dolar AS, melemah sekitar 1,37% dalam sepekan terakhir.

4 Jun 2026

ihsg-tertinggal-dari-bursa-utama-dunia
Ekonomi

IHSG Tertinggal dari Bursa Utama Dunia

Dalam periode 2 Maret–2 Juni 2026, pergerakan bursa saham global menunjukkan kinerja yang beragam. KOSPI mencatatkan kinerja luar biasa, yakni naik 40,96%. Sementara, IHSG terkoreksi 22,72%.

2 Jun 2026