Lima Agenda Utama Prabowonomics yang Dibawa Presiden RI ke Davos

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:00 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Lima Agenda Utama Prabowonomics yang Dibawa Presiden RI ke Davos
Presiden Prabowo membawa Prabowonomics ke WEF Davos 2026 sebagai kerangka ekonomi operasional, menekankan swasembada, hilirisasi, dan pertumbuhan inklusif.

Presiden RI Prabowo Subianto memaparkan konsep ekonomi bertajuk Prabowonomics saat menghadiri World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos. 

Istilah Prabowonomics sengaja digunakan untuk menegaskan corak kepemimpinan ekonomi Prabowo yang berbeda dari era sebelumnya, yang dikenal dengan sebutan Jokowinomics. Memasuki 2026, konsep ini tidak lagi berhenti pada janji politik, melainkan telah menjadi panduan kebijakan dengan orientasi kemandirian nasional dan pemerataan manfaat pertumbuhan.

Salah satu pilar utama Prabowonomics adalah target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% per tahun guna keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah. Strateginya meliputi percepatan investasi, penyederhanaan regulasi, serta optimalisasi peran BUMN dan sektor swasta. Di sisi lain, program Makan Bergizi Gratis diposisikan sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Presiden Prabowo membawa Prabowonomics ke WEF Davos 2026 sebagai kerangka ekonomi operasional, menekankan swasembada, hilirisasi, dan pertumbuhan inklusif. - (Kementerian Sekretariat Negara/Karen Agatha)
Presiden Prabowo membawa Prabowonomics ke WEF Davos 2026 sebagai kerangka ekonomi operasional, menekankan swasembada, hilirisasi, dan pertumbuhan inklusif. - (Kementerian Sekretariat Negara/Karen Agatha)

Selain itu, Prabowonomics menekankan hilirisasi dan industrialisasi lintas sektor, mulai dari mineral hingga pertanian dan kelautan, agar Indonesia menghasilkan produk bernilai tambah. Pilar swasembada pangan, energi, dan air juga diperkuat melalui modernisasi food estate serta pemanfaatan biodiesel dan energi terbarukan. Seluruh agenda tersebut ditopang oleh kebijakan pengentasan kemiskinan yang lebih tepat sasaran melalui bantuan sosial berbasis data tunggal.

Data Terkait

elastisitas-pdb-terhadap-kesempatan-kerja-manufaktur-ri-unggul-di-asia
Ekonomi

Elastisitas PDB terhadap Kesempatan Kerja Manufaktur RI Unggul di Asia

Elastisitas PDB terhadap kesempatan kerja manufaktur Indonesia mencapai 0,804, lebih tinggi dari Vietnam, Malaysia, dan China. Meski demikian sektor jasa dan pertanian relatif tertinggal.

1 hari yang lalu

industri-manufaktur-masih-ekspansi-indeks-tenaga-kerja-terkontraksi
Ekonomi

Industri Manufaktur Masih Ekspansi, Indeks Tenaga Kerja Terkontraksi

BPS mencatat IKBM mencapai 52,31 pada kuartal II-2026 atau masih berada di zona ekspansi. Namun, komponen tenaga kerja turun ke level kontraksi 49,92.

4 hari yang lalu

inflasi-harga-produsen-melonjak-sektor-tambang-catat-kenaikan-tertinggi
Ekonomi

Inflasi Harga Produsen Melonjak, Sektor Tambang Catat Kenaikan Tertinggi

Inflasi harga produsen mencapai 5,62% yoy pada triwulan II-2026 yang didorong sektor tambang dengan inflasi sebesar 16,86% yoy.

6 hari yang lalu

konsumsi-pemerintah-melonjak-tinggi-pada-triwulan-ii-2026
Ekonomi

Konsumsi Pemerintah Melonjak Tinggi pada Triwulan II 2026

BPS mencatat konsumsi pemerintah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi menurut pengeluaran dengan kenaikan mencapai 15,97% secara tahunan.

6 hari yang lalu

ekonomi-pulau-jawa-dominasi-indonesia-bali-nusra-tumbuh-pesat
Ekonomi

Ekonomi Pulau Jawa Dominasi Indonesia, Bali Nusra Tumbuh Pesat

Pulau Jawa masih menyumbang porsi terbesar terhadap ekonomi Indonesia pada Triwulan II-2026 dengan kontribusi mencapai 56,47%.

6 hari yang lalu

lapangan-usaha-pada-sektor-listrik-dan-gas-melesat
Ekonomi

Lapangan Usaha pada Sektor Listrik dan Gas Melesat

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2026 mencatatkan lonjakan signifikan pada sektor Pengadaan Listrik dan Gas.

6 hari yang lalu