Daya Saing Digital RI Merosot, IMD Dorong Penguatan Talenta dan Riset

Kamis, 13 November 2025 | 17:48 WIB

I
Penulis: Ihsan Hadi | Editor: IH
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Daya Saing Digital RI Merosot, IMD Dorong Penguatan Talenta dan Riset
Peringkat Indonesia dalam World Digital Competitiveness Ranking merosot dari 43 ke 51 pada 2025, dengan penurunan di hampir semua indikator.

Peringkat World Digital Competitiveness Ranking 2025 Indonesia merosot tajam. Berdasarkan data Institute for Management Development (IMD) per November 2025, posisi Indonesia turun ke peringkat 51, dari sebelumnya 43 pada 2024. Sejumlah indikator kesiapan digital juga melemah, termasuk indikator pengetahuan (knowledge) yang merosot dari posisi 53 menjadi 62. Indikator talenta juga turun signifikan, anjlok 23 peringkat ke posisi 50, meski ada sedikit perbaikan pada indikator evaluasi pendidikan PISA-matematika.

Peringkat Indonesia dalam World Digital Competitiveness Ranking merosot dari 43 ke 51 pada 2025, dengan penurunan di hampir semua indikator. - (Kontan/DATASATU)
Peringkat Indonesia dalam World Digital Competitiveness Ranking merosot dari 43 ke 51 pada 2025, dengan penurunan di hampir semua indikator. - (Kontan/DATASATU)

Penurunan juga terlihat pada indikator pengalaman internasional, pengelolaan perkotaan, keahlian digital, personel asing berkeahlian tinggi, periset wanita, serta penyerapan tenaga kerja teknikal dan ilmiah. Namun, ada sedikit kabar baik dari indikator konsentrasi ilmiah, yang naik ke posisi 53 berkat peningkatan produktivitas publikasi riset dan pengembangan serta penggunaan robot di bidang pendidikan dan R&D.

Selain itu, indikator teknologi Indonesia juga melemah, dari posisi 40 pada 2024 menjadi 48 di 2025. Penurunan terjadi pada aspek kerangka kerja peraturan, teknologi, dan permodalan, sementara kemudahan memulai bisnis digital serta perlindungan hak kekayaan intelektual juga masih dinilai rendah. Meski begitu, Indonesia mendapat nilai positif pada hukum imigrasi. IMD menilai, untuk memperbaiki posisi, Indonesia perlu mengintegrasikan peta strategi digital nasional, mengembangkan tenaga kerja produktif, memperkuat kontribusi sektor keuangan riil dan lembaga nonbank, serta memaksimalkan jejaring diaspora dan riset guna meningkatkan daya saing global.

Data Terbaru

simulasi-biaya-hidup-mahasiswa-di-negara-tujuan-lpdp-as-tertinggi
Pendidikan

Simulasi Biaya Hidup Mahasiswa di Negara Tujuan LPDP, AS Tertinggi

Biaya hidup bulanan di AS dan Singapura mencapai Rp40-48 juta, sementara Australia, Inggris, dan Belanda lebih hemat di kisaran Rp17-23 juta. Perencanaan dana krusial bagi mahasiswa.

6 jam yang lalu

kemendikdasmen-perbarui-aturan-asesmen-nasional-mulai-tahun-2026
Pendidikan

Kemendikdasmen Perbarui Aturan Asesmen Nasional Mulai Tahun 2026

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah resmi menetapkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2026 sebagai regulasi baru AN menggantikan aturan tahun 2021.

8 jam yang lalu

sepanjang-2025-kpai-temukan-kasus-perdagangan-anak-berkedok-adopsi
Hukum & Keamanan

Sepanjang 2025, KPAI Temukan Kasus Perdagangan Anak Berkedok Adopsi

Kasus perdagangan anak kian marak, KPAI temukan 50 ribu anak PMI di Sabah-Sarawak dan maraknya TPPO bayi berkedok adopsi sepanjang 2025.

9 jam yang lalu

marak-perdagangan-anak-ini-rekomendasi-kpai-ke-pemangku-kebijakan
Hukum & Keamanan

Marak Perdagangan Anak, Ini Rekomendasi KPAI ke Pemangku Kebijakan

KPAI keluarkan rekomendasi ke kementerian dan aparat karena maraknya kasus perdagangan anak di Indonesia. Penguatan sistem adopsi hingga pengawasan jadi sorotan.

1 hari yang lalu

ri-perkuat-diplomasi-ekonomi-di-berbagai-organisasi-internasional
Internasional

RI Perkuat Diplomasi Ekonomi di Berbagai Organisasi Internasional

Indonesia perkuat diplomasi ekonomi via RCEP, BRICS, & CEPA. Aktif di Board of Peace 2026 demi perdamaian dunia, kemanusiaan, & perlindungan hak perempuan.

1 hari yang lalu

anggaran-mbg-melonjak-drastis-jadi-rp-355-triliun-di-2026
Pendidikan

Anggaran MBG Melonjak Drastis Jadi Rp 355 Triliun di 2026

Pemerintah meningkatkan alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara signifikan pada 2026 menjadi Rp 355 triliun.

1 hari yang lalu