Sejumlah ruas jalan diperkirakan menjadi titik rawan kemacetan selama arus mudik Lebaran 2026, mulai dari jalur tol, arteri nasional, hingga kawasan wisata.
Di ruas tol, kepadatan berpotensi terjadi di Tol Jakarta–Cikampek Km 48–65, terutama di pertemuan dengan Tol Layang Sheikh Mohammed bin Zayed. Sementara itu, Tol Jakarta–Merak Km 50 menuju Pelabuhan Merak juga diprediksi padat akibat tingginya arus kendaraan yang akan menyeberang ke Sumatra.
Pada jalur arteri, kepadatan kerap terjadi di Jalur Pantai Utara Jawa, khususnya di Cirebon, Tegal, Pekalongan, dan Semarang. Di jalur tengah dan selatan, titik krusial berada di Gerbang Tol Kalikangkung serta Simpang Jatingaleh.
Di Jawa Barat, wilayah Kabupaten Karawang menjadi salah satu titik perhatian, terutama di Simpang Jomin, Simpang Mutiara, dan Cikopo Interchange. Kawasan wisata Puncak, tepatnya jalur Ciawi–Simpang Gadog, Polisi akan menerapkan sistem ganjil-genap dan satu arah untuk mengurai kepadatan.
Sementara itu, di Kabupaten Bandung, kepadatan diperkirakan terjadi di Simpang Susun Cileunyi dan Nagreg. Antisipasi dari Dishub Jabar dilakukan dengan menyiagakan mobile reader untuk pembacaan kartu tol elektronik.
Di Jawa Timur, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) mengidentifikasi 79 titik rawan kemacetan yang tersebar di jalur Pantura, jalur tengah, jalur selatan, kawasan Tapal Kuda, hingga wilayah timur provinsi tersebut. Akses menuju kawasan wisata seperti Kota Batu dan Malang juga berpotensi padat akibat pertemuan arus pemudik dan wisatawan.
Di Bali, terdapat 13 titik rawan kemacetan yang umumnya dipicu oleh aktivitas pasar, persimpangan, serta akses menuju kawasan wisata, pelabuhan, dan bandara.