PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang pada momentum libur Imlek 2026. Pada 13 Februari 2026, sebanyak 202,10 ribu pelanggan menggunakan layanan kereta api dari total kapasitas 164,20 ribu tempat duduk yang tersedia.
Tingkat keterisian kursi pada hari pertama bahkan menembus 123%. Angka di atas 100% ini terjadi karena adanya pola perjalanan dinamis, di mana penumpang naik dan turun di sejumlah stasiun antara sebelum tiba di tujuan akhir.
Secara kumulatif, hingga 14 Februari 2026 pukul 11.00 WIB, tiket yang terjual untuk periode keberangkatan 13-17 Februari telah mencapai 724,96 ribu lembar dari total 825,13 ribu kursi yang disediakan. Dengan demikian sepanjang Imlek 2026 tingkat okupansi tiket KAI mencapai 87,86%.
Rincian jumlah pelanggan selama periode tersebut menunjukkan tren yang fluktuatif. Pada 14 Februari tercatat 188,40 ribu pelanggan dari kapasitas 163,98 ribu kursi. Sementara 15 Februari sebanyak 127,91 ribu pelanggan dari kapasitas 165,21 ribu kursi. Sedangkan, 16 Februari 96.642 pelanggan dan 17 Februari mencapai 109.898 pelanggan dengan okupansi masing-masing mencapai 58% dan 66%.