Sekolah Garuda merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Program Sekolah Garuda dibagi menjadi 2 bagian, yakni Sekolah Garuda Transformasi dan Sekolah Garuda Baru. Sekolah Garuda Baru merupakan program pembangunan sekolah dari 0 yang ditargetkan oleh pemerintah sebanyak 20 bangunan baru hingga 2029. Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek), terdapat 4 titik lokasi Sekolah Garuda Baru yang akan dibangun dan diperkirakan dapat berjalan pada tahun ajaran baru 2026/2027. Keempat sekolah tersebut berlokasi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Bangka Belitung, Kalimantan Utara dan Sulawesi Tenggara.
Berbeda dengan Sekolah Garuda Baru yang dibangun dari 0, Sekolah Garuda Transformasi adalah program penguatan bagi Sekolah Menengah Atas (SMA) yang sudah ada. Sekolah Garuda Transformasi bertujuan untuk mengoptimalkan peluang serta potensi siswa dalam Pendidikan prauniversitas menuju perguruan tinggi terbaik. Adapun realisasi Sekolah Garuda Transformasi ini per September 2025 mencapai 15% (12 titik sekolah) dari target 80 titik sekolah hingga 2029. Adapun 12 sekolah tersebut di antaranya SMAN 10 Fajar Harapan Bunda, SMA Unggul Del, MAN Insan Cendikia Ogan Komering Ilir, SMAN Unggulan MH Thamrin, SMA Cahaya Rancamaya, SMA Pradita Dirgantara, SMA Taruna Nusantara, SMAN Benua Kalsel, SMAN 10 Samarinda, MAN Insan Cendikia Gorontalo, SMAN Siwalima Ambon dan SMA Averos.