Luas Karhutla Indonesia Tembus 107 Ribu Hektare

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:14 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Luas Karhutla Indonesia Tembus 107 Ribu Hektare
Luas Karhutla Indonesia Tembus 107 Ribu Hektare

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia mengalami lonjakan signifikan sepanjang semester pertama tahun 2026. Data terbaru Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi) Kementerian Kehutanan menunjukkan luas areal yang terbakar pada periode Januari hingga Juni 2026 telah menembus 107.465,47 hektare.

Angka ini meningkat drastis hingga 366% atau melonjak 84.387,70 hektare dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, luasan karhutla tahun ini juga membengkak 120% dari tahun 2019 (naik 58.631,66 hektare) dan naik 110% dibanding tahun 2023 (naik 56.383,94 hektare).

Berdasarkan data SiPongi per 11 Agustus 2026 pukul 10:44 WIB, Kalimantan Barat menjadi provinsi dengan dampak terbanyak, di mana area terbakar mencapai 28.680,47 hektare. Posisi kedua ditempati Riau dengan luasan 15.477,95 hektare, disusul Nusa Tenggara Timur seluas 10.538,30 hektare.

Selain ketiga daerah tersebut, deretan wilayah lain yang mencatatkan area terbakar luas di antaranya Maluku (7.091,07 hektare), Papua Selatan (6.281,81 hektare), Nusa Tenggara Barat (5.759,19 hektare), dan Kepulauan Riau (5.709,27 hektare). Sementara di Pulau Jawa, Jawa Timur mencatat luasan karhutla terbesar yang mencapai 2.927,08 hektare, termasuk insiden kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Meluasnya titik api terjadi di tengah puncak musim kemarau. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebaran karhutla sepanjang pekan pertama Agustus 2026 telah melanda belasan kabupaten/kota di setidaknya 10 provinsi, membentang dari Sumatra, Jawa, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Pusat memperketat pemantauan di 6 provinsi rawan utama, yakni Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Penanganan di lapangan terus dipacu melalui operasi pemadaman gabungan jalur darat maupun udara. 

BNPB menegaskan bahwa faktor aktivitas manusia, seperti kebiasaan membakar sampah serta membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, masih menjadi pemicu utama timbulnya titik api. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran apa pun selama kemarau dan segera melaporkan indikasi api di sekitar lingkungan mereka.

Provinsi dengan Karhutla Terluas 2026 - (Sipongi Kemenhut/DATASATU)
Provinsi dengan Karhutla Terluas 2026 - (Sipongi Kemenhut/DATASATU)

Data Terkait

rekor-karhutla-2015-lahan-indonesia-terbakar-hingga-jutaan-hektare
Lingkungan

Rekor Karhutla 2015 Lahan Indonesia Terbakar hingga Jutaan Hektare

Luas area terbakar pada 2015 menembus 2,61 juta hektare dan menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp220 triliun.

1 jam yang lalu

bmkg-petakan-strategi-hadapi-el-nino-ini-antisipasi-di-berbagai-sektor
Lingkungan

BMKG Petakan Strategi Hadapi El Nino, Ini Antisipasi di Berbagai Sektor

El Nino meningkatkan risiko kekeringan dan karhutla. Berbagai rekomendasi mitigasi disiapkan untuk sektor kehutanan, pertanian hingga perikanan.

4 Agu 2026

el-nino-berlanjut-hingga-2027-bmkg-petakan-risiko-kekeringan-di-indonesia
Lingkungan

El Nino Berlanjut hingga 2027, BMKG Petakan Risiko Kekeringan di Indonesia

El Nino diprediksi bertahan hingga awal 2027. BMKG mencatat 54,5% luas daratan Indonesia telah memasuki kemarau, dengan risiko karhutla meningkat pada Agustus 2026.

31 Jul 2026

sebaran-wilayah-karhutla-di-indonesia
Lingkungan

Sebaran Wilayah Karhutla di Indonesia

Kalbar catat karhutla terluas 28,680 ha dan Riau 15.372 ha. Total belasan daerah terdampak, pemadaman darat & udara terus berlangsung oleh BNPB & tim gabungan.

30 Jul 2026