Cepat tapi Belum Merata, Publik Soroti Penanganan Bencana di Sumatera

Selasa, 6 Januari 2026 | 20:08 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.

Kecepatan Respons Pemerintah Menangani Bencana di Sumatera, 2025 (%)

Publik menilai pemerintah pusat maupun daerah sudah cukup cepat dalam menangani bencana alam di Sumatera. Menurut survei Litbang Kompas, sebanyak 40,1% responden menilai respons pemerintah pusat dan daerah sudah cepat, sementara 11,5% lainnya bahkan menyebut sangat cepat. 

Namun, di sisi lain, 37% responden menganggap penanganan berjalan lambat dan 10,3% menilai sangat lambat, mencerminkan masih adanya ketimpangan di lapangan. Survei tersebut melibatkan 510 responden dari 76 kota di seluruh Indonesia. Data ini menggambarkan bahwa meskipun mayoritas relatif mengapresiasi respons pemerintah, hampir separuh publik masih menyimpan keraguan terhadap efektivitas dan kecepatan penanganan bencana, terutama di wilayah terdampak berat.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyatakan hampir separuh kabupaten/kota terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatera telah beralih dari fase tanggap darurat ke tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi. 

Di Aceh, tujuh daerah sudah memasuki fase transisi, sementara 11 lainnya masih memperpanjang masa tanggap darurat. Di Sumatera Utara, delapan daerah telah masuk fase transisi dan delapan lainnya masih tanggap darurat. Sementara di Sumatera Barat, 10 kabupaten/kota sudah transisi dan tiga masih tanggap darurat.

Meski demikian, tantangan di lapangan masih nyata. Pratikno mengakui pemulihan listrik dan jaringan telekomunikasi belum sepenuhnya tuntas. Pemerintah menambah 280 unit Starlink di daerah yang belum pulih serta membangun 1.050 unit hunian sementara di tiga provinsi terdampak. 

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Walhi Aceh Ahmad Shalihin mengkritik lambannya distribusi bantuan di wilayah yang masih terisolasi akibat kerusakan jalan dan jembatan. Pemerintah menegaskan komitmen percepatan penanganan hingga rehabilitasi dan rekonstruksi, yang juga dikawal langsung Presiden Prabowo melalui kunjungan dan koordinasi lintas lembaga.

Data Terkait

jelang-hut-tni-2026-kepercayaan-publik-tembus-79
Sosial Budaya

Jelang HUT TNI 2026: Kepercayaan Publik Tembus 79%

Jelang HUT 2026, kepercayaan publik ke TNI tembus 79%. Tingginya legitimasi ini buah transformasi profesional usai lepas dari peran politik era Reformasi.

1 hari yang lalu

survei-median-dpr-kurang-dipercaya-korupsi-jadi-masalah-utama
Politik

Survei Median: DPR Kurang Dipercaya, Korupsi Jadi Masalah Utama

Median merilis hasil riset terbaru mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap berbagai institusi dan persoalan yang harus diselesaikan.

2 Sep 2026

survei-median-catat-562-publik-puas-kinerja-prabowo-gibran
Politik

Survei Median Catat 56,2% Publik Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Sebanyak 56,2% masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

2 Sep 2026

survei-smrc-mayoritas-masyarakat-tak-puas-mbg-dan-tak-yakin-kdmp
Sosial Budaya

Survei SMRC: Mayoritas Masyarakat Tak Puas MBG dan Tak Yakin KDMP

Hasil survei SMRC 2026: mayoritas masyarakat Indonesia menyatakan tidak puas terhadap pelaksanaan Program MBG dan meragukan keberhasilan Program KDMP.

30 Jul 2026

hpht-sumatera-terbesar-kedua-pemerintah-cabut-izin-perusahaan
Lingkungan

HPHT Sumatera Terbesar Kedua, Pemerintah Cabut Izin Perusahaan

Sumatera menjadi pulau dengan izin HPHT terbesar kedua di Indonesia pada 2025. Pemerintah mencabut izin 28 perusahaan kehutanan hingga tambang yang melanggar aturan.

23 Jan 2026

sumatera-punya-15-hph-izin-perusahaan-dicabut-usai-bencana
Lingkungan

Sumatera Punya 15 HPH, Izin Perusahaan Dicabut Usai Bencana

Pemerintah mencabut izin 28 perusahaan kehutanan di Sumatera dan wilayah lain. Adapun HPH di Sumatera mencapai 15 HPH di 2025.

23 Jan 2026