Komitmen Pemerintah Tangani Bencana Sumatera Dinilai Kuat Meski Diragukan

Selasa, 6 Januari 2026 | 18:39 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.

Persepsi terhadap Komitmen Pemerintah Pusat dalam Penanganan Bencana Sumatera, 2025 (%)

Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan persepsi publik yang beragam terhadap komitmen pemerintah pusat dalam menjadikan penanganan bencana di Sumatera sebagai agenda prioritas nasional. Dari total responden, 30,6% menilai komitmen pemerintah tergolong kuat, sementara 25,8% lainnya bahkan menyebut sangat kuat.

Di sisi lain, sebanyak 41,6 persen responden memandang komitmen pemerintah dalam menangani bencana Sumatera sebagai agenda prioritas nasional masih belum kuat. Sebanyak 30,0% responden menilai komitmen tersebut lemah, ditambah 11,6% yang menilai sangat lemah. Adapun 2,0% responden menyatakan tidak mengetahui atau belum memiliki penilaian.

Survei ini dilakukan terhadap 510 responden yang tersebar di 76 kota di seluruh Indonesia. Temuan ini menggambarkan bahwa meski mayoritas publik mengakui adanya komitmen pemerintah pusat, masih terdapat keraguan signifikan terkait efektivitas dan konsistensi kebijakan penanganan bencana di Sumatera.

Pemerintah pusat sendiri menegaskan bahwa bencana di Sumatera merupakan prioritas nasional. Presiden Prabowo Subianto menyatakan penanganan bencana didukung penuh oleh pendanaan dan logistik nasional melalui dana siap pakai (DSP), serta diperkuat payung hukum yang memungkinkan kepala daerah menghibahkan APBD langsung ke wilayah terdampak. Pemerintah juga menekankan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, dengan Presiden tercatat telah tiga kali mengunjungi daerah terdampak dan memimpin koordinasi lintas kementerian, lembaga, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga BUMN.

Data Terkait

hpht-sumatera-terbesar-kedua-pemerintah-cabut-izin-perusahaan
Lingkungan

HPHT Sumatera Terbesar Kedua, Pemerintah Cabut Izin Perusahaan

Sumatera menjadi pulau dengan izin HPHT terbesar kedua di Indonesia pada 2025. Pemerintah mencabut izin 28 perusahaan kehutanan hingga tambang yang melanggar aturan.

23 Jan 2026

sumatera-punya-15-hph-izin-perusahaan-dicabut-usai-bencana
Lingkungan

Sumatera Punya 15 HPH, Izin Perusahaan Dicabut Usai Bencana

Pemerintah mencabut izin 28 perusahaan kehutanan di Sumatera dan wilayah lain. Adapun HPH di Sumatera mencapai 15 HPH di 2025.

23 Jan 2026

korban-meninggal-di-bencana-sumatera-capai-1198-orang
Lingkungan

Korban Meninggal di Bencana Sumatera Capai 1.198 Orang

BNPB mencatat total korban meninggal akibat bencana hidrometeorologi di Sumatera mencapai 1.198 orang, dengan Aceh sebagai provinsi terdampak terparah.

19 Jan 2026

144-korban-bencana-masih-belum-ditemukan-sumatera-barat-terbanyak
Lingkungan

144 Korban Bencana Masih Belum Ditemukan, Sumatera Barat Terbanyak

BNPB mencatat 144 orang masih hilang akibat bencana di Sumatera hingga 16 Januari 2025. Sumatera Barat catat jumlah korban hilang terbanyak.

19 Jan 2026

166-ribu-warga-bertahan-di-pengungsian-bencana-sumatera-aceh-terbanyak
Lingkungan

166 Ribu Warga Bertahan di Pengungsian Bencana Sumatera, Aceh Terbanyak

Sebanyak 166 ribu warga masih mengungsi akibat bencana di Sumatera. Aceh menjadi wilayah dengan pengungsi terbanyak, jauh melampaui Sumut dan Sumbar.

19 Jan 2026

pengajuan-pembangunan-hunian-korban-bencana-sumatera-capai-55
Lingkungan

Pengajuan Pembangunan Hunian Korban Bencana Sumatera Capai 55%

Pengajuan pembangunan hunian sementara korban bencana Sumatera sudah mencapai 55%. Adapun pembangunan ini ditargetkan selesai sebelum Ramadan.

19 Jan 2026