Pemerintah pada tahun 2026 menjalankan 29 program dukungan kesejahteraan sebagai bagian dari strategi mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mewujudkan target kemiskinan ekstrem 0 persen. Program-program tersebut diumumkan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada 20 Juli 2026.
Sebanyak 18 program difokuskan pada penghapusan kemiskinan, dengan sasaran utama masyarakat miskin hingga rentan miskin pada desil 1–4, meliputi bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, perumahan, subsidi energi, transportasi, hingga bantuan pangan. Selain itu, pemerintah menjalankan dua program universal, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang ditujukan bagi masyarakat secara luas. Sementara itu, sembilan program afirmatif diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas melalui beasiswa, magang, subsidi pupuk, subsidi bunga KUR, serta sertifikasi halal gratis bagi UMK.
Melalui rangkaian program tersebut, pemerintah berupaya memperkuat perlindungan sosial, memperluas akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan perumahan, sekaligus meningkatkan kesempatan ekonomi bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan sehingga dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan nasional.