Adu Kekuatan Militer Blok Israel-AS vs Iran, Siapa Paling Dominan?

Jumat, 6 Maret 2026 | 09:00 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Adu Kekuatan Militer Blok Israel-AS vs Iran, Siapa Paling Dominan?
Perbandingan kekuatan militer antara blok sekutu Israel–AS dan negara-negara Eropa masih unggul secara agregat dibandingkan Iran dan sekutunya.

Perbandingan kekuatan militer 2026 menunjukkan bahwa blok sekutu Israel-Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat masih unggul secara keseluruhan dibandingkan Iran dan sekutunya. Berdasarkan data pemeringkatan dan alutsista, Amerika Serikat menempati peringkat pertama dunia, diikuti Prancis (6), Inggris (8), Jerman (12), dan Israel (15). Di sisi lain, Iran berada di peringkat 16, sementara Irak di posisi 44 dan Lebanon di posisi 118.

Dari sisi anggaran pertahanan, AS memimpin jauh dengan US$ 831,50 miliar, kontras dengan Iran yang hanya US$ 9,23 miliar. Israel mengalokasikan US$ 34,60 miliar, sedangkan Prancis, Jerman, dan Inggris masing-masing mengeluarkan lebih dari US$ 60 miliar.

Kekuatan personel aktif juga menunjukkan kesenjangan signifikan. AS memiliki 1,33 juta personel aktif, Iran 610 ribu, dan Israel 169 ribu. Kendati demikian, Iran unggul dalam jumlah tank (2.675 unit) dan artileri tarik (1.803 unit).

Dalam kekuatan udara, AS mengoperasikan 1.791 jet tempur, jauh di atas Iran (188 unit), sementara Israel memiliki 239 jet tempur dengan keunggulan teknologi tinggi. Di sektor laut, AS mengoperasikan 66 kapal selam serta berbagai kapal tempur permukaan, sedangkan Iran memiliki 25 kapal selam.

Secara kuantitatif dan teknologi, blok Israel-AS dan sekutu Eropa unggul signifikan dalam anggaran, kekuatan udara, dan proyeksi laut global. Namun, Iran dan sekutunya memiliki kapasitas darat dan artileri yang besar di kawasan, sehingga potensi konflik asimetris dan berkepanjangan tetap tinggi jika terjadi eskalasi.

Perbandingan kekuatan militer antara blok sekutu Israel-AS dan negara-negara Eropa masih unggul secara agregat dibandingkan Iran dan sekutunya. - (Global Firepower/DATASATU)
Perbandingan kekuatan militer antara blok sekutu Israel-AS dan negara-negara Eropa masih unggul secara agregat dibandingkan Iran dan sekutunya. - (Global Firepower/DATASATU)

Data Terkait

peta-persaingan-global-perusahaan-pemasok-pengayaan-uranium-dunia
Internasional

Peta Persaingan Global Perusahaan Pemasok Pengayaan Uranium Dunia

Berdasarkan data World Nuclear Association, pasar pengayaan uranium komersial dunia saat ini masih didominasi oleh Rosatom asal Rusia.

12 Mei 2026

ini-poin-kerja-sama-pertahanan-ri-as
Internasional

Ini Poin Kerja Sama Pertahanan RI-AS

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth di Pentagon pada 13 April 2026.

17 Apr 2026

negosiasi-iranas-buntu-pakistan-dorong-kembali-jalur-diplomasi
Internasional

Negosiasi Iran–AS Buntu, Pakistan Dorong Kembali Jalur Diplomasi

Pakistan kembali mengambil peran sebagai mediator setelah perundingan yang berlangsung di Islamabad pada Selasa (11/4/2026) gagal mencapai kesepakatan dan memicu ketegangan kembali di Selat Hormuz.

16 Apr 2026

bill-clinton-bersuara-gaya-kepemimpinan-trump-dikritisi
Internasional

Bill Clinton Bersuara, Gaya Kepemimpinan Trump Dikritisi

Serangan AS-Israel ke Iran memicu krisis energi global. Bill Clinton mengkritik diplomasi Trump yang ceroboh dan membandingkannya dengan Perjanjian Dayton.

10 Apr 2026

gelombang-protes-no-kings-menentang-otoritarianisme-di-amerika-serikat
Internasional

Gelombang Protes No Kings Menentang Otoritarianisme di Amerika Serikat

Gerakan "No Kings" muncul sebagai respons masif terhadap periode kedua pemerintahan Donald Trump yang dinilai mengabaikan prinsip akuntabilitas demokrasi

31 Mar 2026

konflik-timur-tengah-tekan-sektor-ekonomi-transportasi-paling-terdampak
Ekonomi

Konflik Timur Tengah Tekan Sektor Ekonomi, Transportasi Paling Terdampak

Eskalasi AS-Israel-Iran ganggu jalur pupuk dunia dan logistik. Harga minyak sentuh US$ 100/barel, biaya produksi dan pangan global ikut terdampak.

30 Mar 2026