Konflik Israel-AS Vs Iran Memanas, Potensi Kekayaan Alam Jadi Sorotan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:01 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Konflik Israel-AS Vs Iran Memanas, Potensi Kekayaan Alam Jadi Sorotan
Di balik konflik dengan Israel dan AS, Iran menyimpan cadangan minyak, gas, lithium, hingga mineral jumbo.

Israel dan Amerika Serikat gencar melakukan operasi militer besar di Iran pada Sabtu (28/2/2026). Di tengah eskalasi konflik antara negara-negara tersebut, perhatian global juga tertuju pada posisi strategis Iran dalam peta energi dunia. 

Berdasarkan data Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), Iran memasok sekitar 3,26 juta barel minyak per hari sepanjang 2025 dan berada di peringkat enam dunia. Negara ini juga memiliki cadangan gas alam terbesar kedua secara global, dengan target pangsa pasar 8–10% pada 2025 melalui proyek ambisius seperti Persian Pipeline. Sektor migas menjadi tulang punggung devisa nasional di tengah tekanan geopolitik.

Di balik konflik dengan Israel dan AS, Iran menyimpan cadangan minyak, gas, lithium, hingga mineral jumbo. - (OPEC & berbagai sumber/Karen Agatha)
Di balik konflik dengan Israel dan AS, Iran menyimpan cadangan minyak, gas, lithium, hingga mineral jumbo. - (OPEC & berbagai sumber/Karen Agatha)

Selain energi, Iran menyimpan potensi lithium besar. Pada Maret 2023, Iran mengumumkan temuan cadangan hingga 8,5 juta ton, yaitu sekitar 10% dari total cadangan global 89 juta ton yang berpotensi menempatkannya sebagai pemilik cadangan terbesar ke-4 setelah Bolivia, Argentina, dan Chile. 

Di sektor tambang, Iran termasuk 10 besar negara terkaya cadangan mineral dengan 60-70 miliar ton, meliputi besi, tembaga, seng, timbal, bauksit, aluminium, feldspar, barite, gypsum, uranium, turquoise, dan emas. Warisan mineral Iran juga mencakup pirus terbaik dunia dari Nishapur sejak abad ke-5 SM, yang dikenal karena warna biru stabil dan kekerasan tinggi. Di samping itu, Iran memiliki cadangan gypsum terbesar kedua di dunia serta salt domes unik yang diakui UNESCO.

Sektor perikanan pun signifikan berkat keragaman ekosistem di Teluk Persia dan Teluk Oman (FAO). Kombinasi sumber daya energi dan mineral tersebut menjadikan Iran pemain strategis, sehingga konflik saat ini bukan hanya persoalan militer, tetapi juga pertaruhan atas aset alam bernilai global.

Data Terkait

perkembangan-terkini-as-serang-iran-yang-wajib-diketahui
Internasional

Perkembangan Terkini AS Serang Iran yang Wajib Diketahui

Ketegangan AS-Iran kembali memuncak setelah militer AS melancarkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah fasilitas militer Iran di sekitar Selat Hormuz.

1 hari yang lalu

deretan-fakta-di-pemakaman-ayatullah-ali-khamenei
Internasional

Deretan Fakta di Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei

Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menorehkan sejarah baru di Timur Tengah dengan berbagai peristiwa yang tidak biasa.

6 hari yang lalu

amerika-serikat-tolak-perpanjang-pakta-dagang-usmca
Internasional

Amerika Serikat Tolak Perpanjang Pakta Dagang USMCA

Amerika Serikat di bawah pemerintahan Trump tidak memperpanjang pakta perdagangan USMCA untuk jangka waktu 16 tahun ke depan.

2 Jul 2026

konflik-as-dan-iran-memanas-di-selat-hormuz
Internasional

Konflik AS dan Iran Memanas di Selat Hormuz

Eskalasi militer antara AS dan Iran kembali memuncak setelah kedua belah pihak saling meluncurkan serangan udara pada akhir pekan, 27–28 Juni 2026.

30 Jun 2026

mou-amerika-serikat-iran-soroti-gencatan-senjata-dan-isu-nuklir
Internasional

MoU Amerika Serikat-Iran Soroti Gencatan Senjata dan Isu Nuklir

Pemerintah AS miliki MoU dengan Iran dengan 14 poin kesepakatan, termasuk penghentian operasi termasuk di Lebanon.

19 Jun 2026

perdamaian-iran-as-buka-peluang-surplus-minyak-meski-risiko-mengintai
Ekonomi

Perdamaian Iran-AS Buka Peluang Surplus Minyak, Meski Risiko Mengintai

Kesepakatan damai Iran dan AS mendorong harga minyak dunia turun. IEA memperkirakan pasokan minyak global naik 7,71% pada 2027 meski risiko gangguan energi masih membayangi.

18 Jun 2026