Investasi Masih Bertumpu pada Sektor Padat Modal

Selasa, 6 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Investasi Masih Bertumpu pada Sektor Padat Modal
Alokasi investasi pada sektor padat modal masih mendominasi dibandingkan sektor padat karya. Pada 2025, investasi padat modal mencapai Rp1.247,71 triliun, sementara investasi padat karya sebesar Rp496,24 triliun. Nilai tersebut masing-masing berkontribusi 64,61% dan 25,70% terhadap total investasi nasional sebesar Rp1.931,17 triliun.

lokasi investasi pada sektor padat modal masih mendominasi dibandingkan sektor padat karya. Pada 2025, investasi padat modal mencapai Rp1.247,71 triliun, sementara investasi padat karya sebesar Rp496,24 triliun. Nilai tersebut masing-masing berkontribusi 64,61% dan 25,70% terhadap total investasi nasional sebesar Rp1.931,17 triliun.

Hingga 2026, alokasi investasi sektor padat modal tercatat Rp629,50 triliun, sedangkan sektor padat karya mencapai Rp258,25 triliun. Kontribusi keduanya terhadap total investasi nasional sebesar Rp1.010,57 triliun masing-masing mencapai 62,29% dan 25,55%.

Pada sektor padat karya, Perdagangan & Reparasi menjadi sektor dengan alokasi investasi terbesar pada 2025 maupun 2026, masing-masing sebesar Rp124,60 triliun dan Rp71,08 triliun. Selanjutnya, Industri Makanan mencapai Rp110,04 triliun pada 2025 dan Rp50,82 triliun pada 2026. Hampir seluruh sektor padat karya mengalami penurunan alokasi investasi, kecuali Industri Kayu yang meningkat dari Rp6,40 triliun menjadi Rp9,90 triliun.

Sementara itu, pada sektor padat modal, Industri Logam Dasar & Peralatannya memiliki alokasi terbesar, yakni Rp262,04 triliun pada 2025 dan Rp150,35 triliun pada 2026. Posisi berikutnya ditempati Transportasi & Telekomunikasi serta Pertambangan. Seluruh sektor padat modal dalam daftar tersebut mencatat penurunan alokasi investasi pada 2026 dibandingkan 2025.

Alokasi investasi pada sektor padat modal masih mendominasi dibandingkan sektor padat karya. Pada 2025, investasi padat modal mencapai Rp1.247,71 triliun, sementara investasi padat karya sebesar Rp496,24 triliun. Nilai tersebut masing-masing berkontribusi 64,61% dan 25,70% terhadap total investasi nasional sebesar Rp1.931,17 triliun. - (BKPM/Design by ChatGPT)
Alokasi investasi pada sektor padat modal masih mendominasi dibandingkan sektor padat karya. Pada 2025, investasi padat modal mencapai Rp1.247,71 triliun, sementara investasi padat karya sebesar Rp496,24 triliun. Nilai tersebut masing-masing berkontribusi 64,61% dan 25,70% terhadap total investasi nasional sebesar Rp1.931,17 triliun. - (BKPM/Design by ChatGPT)

Keterangan: Tidak termasuk sektor Industri Lainnya & Jasa Lainnya.

Data Terkait

dua-tahun-prabowo-gibran-kenaikan-investasi-belum-dorong-serapan-pekerja
Ekonomi

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kenaikan Investasi Belum Dorong Serapan Pekerja

Realisasi investasi naik 12,66% menjadi Rp 1.931,20 triliun pada 2025, tetapi serapan tenaga kerja turun 10,16% dari 2,46 juta menjadi 2,21 juta.

23 Sep 2026

investasi-semester-i-2026-tembus-rp-10106-t-serap-145-juta-pekerja
Ekonomi

Investasi Semester I-2026 Tembus Rp 1.010,6 T, Serap 1,45 Juta Pekerja

Realisasi investasi semester I-2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2%, menyerap 1,45 juta pekerja.

20 Agu 2026

mengenal-blok-masela-proyek-gas-raksasa-yang-mulai-dibangun
Ekonomi

Mengenal Blok Masela, Proyek Gas Raksasa yang Mulai Dibangun

Proyek gas Blok Masela senilai US$ 20 miliar resmi memasuki tahap groundbreaking pada 16 Juli 2026. Proyek ini diproyeksikan memperkuat ketahanan energi nasional.

16 Jul 2026

deretan-kasus-skandal-investasi-bodong-terbesar-yang-mengguncang-indonesia
Hukum & Keamanan

Deretan Kasus Skandal Investasi Bodong Terbesar yang Mengguncang Indonesia

Fenomena investasi bodong terus menghantui masyarakat Indonesia dengan modus yang semakin beragam, mulai dari penipuan berkedok koperasi hingga robot trading.

30 Mar 2026

butuh-investasi-rp-13032-triliun-untuk-dongkrak-ekonomi-8-di-2029
Ekonomi

Butuh Investasi Rp 13.032 Triliun untuk Dongkrak Ekonomi 8% di 2029

Danantara memproyeksikan investasi Rp13.032,8 triliun pada 2025-2029 agar ekonomi tumbuh 8% pada 2029, dengan rata-rata kenaikan 15,67% per tahun.

17 Feb 2026