Aturan Saham Rp1 Resmi Berlaku, Ini Daftar Saham yang Anjlok

Selasa, 29 September 2026 | 14:36 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Aturan Saham Rp1 Resmi Berlaku, Ini Daftar Saham yang Anjlok
Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memberlakukan perubahan batas harga minimum saham dari sebelumnya Rp50 menjadi Rp1 per saham mulai perdagangan Senin (28/9/2026). Ketentuan baru ini berlaku untuk perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, sekaligus menjadi bagian dari penyempurnaan ketentuan Papan Pemantauan Khusus.

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memberlakukan perubahan batas harga minimum saham dari sebelumnya Rp50 menjadi Rp1 per saham mulai perdagangan Senin (28/9/2026). Ketentuan baru ini berlaku untuk perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, sekaligus menjadi bagian dari penyempurnaan ketentuan Papan Pemantauan Khusus.

Perubahan tersebut ditetapkan melalui penyempurnaan Peraturan Bursa Nomor I-X tentang Penempatan Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas pada Papan Pemantauan Khusus dan Peraturan Bursa Nomor II-X tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas pada Papan Pemantauan Khusus. Kedua perubahan peraturan tersebut diterbitkan pada Jumat (25/9) dan mulai efektif pada Senin (28/9/2026).

Dengan aturan baru ini, saham yang sebelumnya tertahan di level Rp50 atau kerap disebut saham gocap kini memiliki ruang untuk bergerak di bawah level tersebut hingga batas minimum baru, yakni Rp1. Sebelumnya, harga Rp50 menjadi batas bawah sehingga saham yang mengalami tekanan jual tidak dapat diperdagangkan lebih rendah dari level tersebut.

Penerapan aturan tersebut langsung terlihat pada perdagangan hari pertama. Berdasarkan data perdagangan sesi I Senin (28/9), sebanyak 26 saham eks-gocap berada di zona merah. Dari jumlah tersebut, 23 saham mengalami penurunan hingga batas Auto Rejection Bawah (ARB) sebesar 14%, sementara tiga saham lainnya terkoreksi di bawah batas tersebut.

Sebagian saham yang sebelumnya berada di Rp50 turun menjadi Rp43 per saham, setelah terkena ARB 14%. Saham-saham tersebut antara lain ASHA, ATLA, BABP, BBKP, BCAP, BSBK, CPRO, DADA, EPAC, GOTO, HDIT, HOKI, KPIG, LPKR, MAXI, MDLN, NETV, PADI, PNBS, RBMS.

Dari sisi emiten dengan kapitalisasi pasar besar, GOTO menjadi salah satu saham yang terdampak. Saham GoTo Gojek Tokopedia turun 14% ke level Rp43 per saham. Saham BBKP juga melemah 14% ke Rp43, sementara LPKR terkoreksi dan sejumlah saham Grup MNC seperti BABP, BCAP, dan KPIG turut mengalami tekanan.

BEI menjelaskan bahwa penyesuaian batas minimum harga saham tersebut diharapkan dapat memperluas ruang pergerakan harga, meningkatkan likuiditas, sekaligus mendorong price discovery yang lebih baik. Dengan demikian, perubahan aturan tidak hanya berkaitan dengan penurunan batas harga minimum, tetapi juga dengan upaya memperbaiki mekanisme pembentukan harga dan aktivitas perdagangan saham di pasar modal Indonesia.

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memberlakukan perubahan batas harga minimum saham dari sebelumnya Rp50 menjadi Rp1 per saham mulai perdagangan Senin (28/9/2026). Ketentuan baru ini berlaku untuk perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, sekaligus menjadi bagian dari penyempurnaan ketentuan Papan Pemantauan Khusus. - (BEI/Design by ChatGPT)
Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memberlakukan perubahan batas harga minimum saham dari sebelumnya Rp50 menjadi Rp1 per saham mulai perdagangan Senin (28/9/2026). Ketentuan baru ini berlaku untuk perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, sekaligus menjadi bagian dari penyempurnaan ketentuan Papan Pemantauan Khusus. - (BEI/Design by ChatGPT)

Data Terkait

net-sell-asing-tembus-rp-117-t-pasca-msci-merilis-review-juni-2026
Ekonomi

Net Sell Asing Tembus Rp 1,17 T Pasca MSCI Merilis Review Juni 2026

IHSG ke level 5.800 pada 24 Juni 2026 diikuti dengan net sell investor asing hingga Rp 1,17 triliun setelah MSCI memberi peringatan soal status pasar modal RI.

25 Jun 2026

gejolak-ihsg-sepanjang-2026-tertekan-sentimen-msci-dan-faktor-domestik
Ekonomi

Gejolak IHSG Sepanjang 2026, Tertekan Sentimen MSCI dan Faktor Domestik

IHSG bergerak fluktuatif sepanjang 2026, mulai dari rekor 9.134,70 hingga melemah ke 6.116,69 seiring sentimen MSCI, aksi jual investor, dan faktor domestik.

23 Jun 2026

msci-evaluasi-pasar-modal-ri-bei-soroti-9-saham-konsentrasi-tinggi
Ekonomi

MSCI Evaluasi Pasar Modal RI, BEI Soroti 9 Saham Konsentrasi Tinggi

BEI menyoroti 9 saham dengan konsentrasi tinggi seiring dengan evaluasi MSCI pada Selasa (21/4) lalu. Adapun, kepemilikan terkonsentrasi tersebut di atas 95%.

23 Apr 2026

akan-temui-msci-bei-bawa-3-agenda-ke-msci
Ekonomi

Akan Temui MSCI, BEI Bawa 3 Agenda ke MSCI

BEI akan bertemu MSCI pada 11 Februari 2026 untuk membahas percepatan reformasi pasar modal, dengan fokus transparansi, klasifikasi investor, dan free float.

10 Feb 2026

asing-lepas-saham-big-caps-ini-10-emiten-paling-banyak-dijual
Ekonomi

Asing Lepas Saham Big Caps, Ini 10 Emiten Paling Banyak Dijual

Aksi jual asing membebani saham big caps seperti BMRI, BBNI, dan TLKM.

3 Feb 2026