Pada rapat FOMC 28–29 Juli 2026, The Fed kembali mempertahankan federal funds rate pada kisaran 3,50–3,75%, melanjutkan kebijakan yang telah dipertahankan sejak Desember 2025. The Fed menilai aktivitas ekonomi AS masih tumbuh solid dan kondisi pasar tenaga kerja relatif stabil, sementara inflasi masih berada di atas target 2%.
Namun, keputusan Juli tidak lagi diambil secara bulat. Sebanyak 9 anggota FOMC memilih mempertahankan suku bunga, sedangkan tiga anggota—Beth Hammack, Neel Kashkari, dan Lorie Logan—menginginkan kenaikan 25 basis poin (bps). Perbedaan pandangan ini menunjukkan bahwa kekhawatiran terhadap inflasi masih kuat dan berpotensi membatasi ruang The Fed untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga.
FOMC Minutes dari pertemuan tersebut dijadwalkan dirilis pada 19 Agustus 2026 pukul 14.00 ET atau 20 Agustus 2026 pukul 01.00 WIB. Publikasi notulensi akan menjadi penting untuk melihat lebih jauh perbedaan pandangan di antara anggota FOMC, terutama terkait prospek inflasi dan arah kebijakan suku bunga ke depan.
Secara historis, suku bunga The Fed telah turun signifikan, dari 5,25–5,50% pada Juli 2024 menjadi 3,50–3,75% pada Juli 2026. Jika menggunakan batas atas kisaran sebagai acuan, penurunannya mencapai 175 bps. Artinya, setelah melalui rangkaian pemangkasan sejak September 2024, The Fed kini menghadapi ruang pelonggaran yang lebih terbatas karena inflasi kembali menjadi perhatian.
Federal Reserve dijadwalkan kembali menggelar pertemuan FOMC pada September 2026, yang akan menjadi salah satu momen penting untuk melihat apakah The Fed mulai kembali memangkas suku bunga atau mempertahankan kebijakan saat ini.