Program Prioritas Pemerintah Serap 81,2% Anggaran

Selasa, 23 Desember 2025 | 09:40 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Program Prioritas Pemerintah Serap 81,2% Anggaran
Kemekeu mencatat realisasi belanja program prioritas hingga akhir November 2025 mencapai Rp 752,7 triliun atau setara 81,2% dari total pagu anggaran Rp 927,2 triliun.

Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berjalan on track dan terus dioptimalkan untuk mendukung pelaksanaan program prioritas serta berperan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN Kita yang digelar di Jakarta, Kamis (18/12).

Hingga akhir November 2025, realisasi belanja program-program prioritas tercatat mencapai Rp 752,7 triliun atau setara 81,2% dari total pagu anggaran sebesar Rp 927,2 triliun.

Adapun realisasi sejumlah program unggulan menunjukkan kinerja yang solid. Program Keluarga Harapan (PKH) telah terealisasi sebesar Rp 28,1 triliun atau 98% dari pagu APBN 2025. Selanjutnya, program PIP/KIP Kuliah dan beasiswa lainnya mencapai Rp 25,3 triliun (91%), Kartu Sembako/BPNT sebesar Rp 41,7 triliun (95%), serta Bantuan Iuran PBI JKN yang terealisasi Rp 44,8 triliun atau 96% dari pagu anggaran.

Data Terkait

pemerintah-tahan-harga-bbm-beban-subsidi-berpotensi-membengkak
Ekonomi

Pemerintah Tahan Harga BBM, Beban Subsidi Berpotensi Membengkak

Pemerintah belum menaikkan harga BBM meski minyak dunia sudah melambung. Dalam 5 tahun terakhir, realisasi BBM subsidi naik 74,86% sejak 2020.

37 menit yang lalu

bbm-tak-naik-risiko-fiskal-perlu-diwaspadai
Ekonomi

BBM Tak Naik, Risiko Fiskal Perlu Diwaspadai

BBM belum naik per 1 April 2026, namun beban subsidi berpotensi tembus Rp 400-500 triliun dan menekan fiskal di tengah minyak US$ 103,36 per barel.

6 hari yang lalu

subsidi-energi-melonjak-102-dalam-5-tahun-capai-rp-381-t-di-2026
Ekonomi

Subsidi Energi Melonjak 102% Dalam 5 Tahun, Capai Rp 381 T di 2026

Anggaran subsidi energi naik 102% menjadi Rp 381,3 triliun pada 2026. Lonjakan dipicu harga minyak global dan peran APBN jaga daya beli.

30 Mar 2026

insentif-mobil-listrik-2026-dikaji-ulang-ini-peluang-dan-penghambatnya
Otomotif

Insentif Mobil Listrik 2026 Dikaji Ulang, Ini Peluang dan Penghambatnya

Pemerintah mengkaji insentif mobil listrik 2026. Di satu sisi mendorong penjualan, tapi berpotensi menekan defisit APBN.

27 Mar 2026