Menjelang Hari Raya, marak modus penipuan online yang semakin beragam dan canggih untuk mengincar masyarakat. Salah satu yang patut diwaspadai adalah penggunaan malware melalui file APK berbahaya yang menyamar sebagai dokumen penting seperti cek status paket, undangan pernikahan digital, hingga kartu ucapan Lebaran. Penipu juga melancarkan aksi phishing dan smishing dengan mengarahkan korban ke tautan palsu yang menawarkan "THR Gratis dari Pemerintah" atau Promo Ramadan palsu dari instansi logistik untuk mencuri data pribadi.
Tak hanya itu, penipuan jual beli online semakin gencar dengan penawaran diskon tak masuk akal di situs web palsu atau akun media sosial fiktif. Modus social engineering dan fake call yang memanipulasi psikologis melalui telepon, manipulasi infrastruktur digital, serta penawaran layanan keuangan dan sosial ilegal pun harus diwaspadai. Masyarakat diimbau untuk selalu hati-hati dan teliti sebelum melakukan transaksi online serta tidak mudah tergiur penawaran yang terlalu menggiurkan.