Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes tahun 2026. Dari total 871.496 pendaftar yang memperebutkan kursi perguruan tinggi negeri, hanya 256.369 peserta yang dinyatakan lulus seleksi. Angka kelulusan tersebut menunjukkan tingkat persaingan yang sangat ketat, dengan persentase jumlah peserta yang diterima hanya mencapai 29,42% dari keseluruhan pendaftar.
Para peserta tersebut bersaing memperebutkan total daya tampung sebanyak 286.864 kursi yang tersebar di 145 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Alokasi daya tampung tahun ini didominasi oleh Program Sarjana dengan 228.118 kursi, diikuti oleh Program Diploma 4 atau Sarjana Terapan sebanyak 33.510 kursi, serta Program Diploma 3 dengan ketersediaan 25.236 kursi. Institusi yang berpartisipasi meliputi 75 Perguruan Tinggi Negeri dan 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri sebagai PTN Akademik, ditambah 44 Politeknik Negeri sebagai PTN Vokasi.
Berdasarkan data sebaran pilihan, seluruh pendaftar sebanyak 871.496 orang mengajukan Pilihan 1, sementara Pilihan 2 diminati oleh 840.722 peserta, Pilihan 3 sebanyak 493.882 peserta, dan Pilihan 4 sebanyak 275.053 peserta. Dari total peserta yang lolos, mayoritas diterima pada Pilihan 1 yaitu sebanyak 108.488 orang dan Pilihan 2 sebanyak 101.584 orang. Sisanya, sebanyak 32.025 peserta lulus pada Pilihan 3 dan 14.272 peserta diterima pada Pilihan 4.
Dilihat dari latar belakang sekolah asal, pendaftar didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Atas sebanyak 597.849 orang, disusul Sekolah Menengah Kejuruan sebanyak 141.330 orang, dan Madrasah Aliyah sebanyak 126.505 orang. Sementara itu, pendaftar dari Satuan Pendidikan Kerja Sama tercatat sebanyak 1.047 orang dan kategori lain-lain mencapai 4.765 orang. Di sisi lain, pengumuman ini juga menjaring 86.118 pendaftar KIP Kuliah serta 69 peserta difabel yang mencakup keterbatasan tunanetra, tunadaksa, tunarungu, hingga tunawicara.