Insiden kecelakaan gondola kembali memakan korban jiwa, terbaru menimpa Edy Suratno (51) di Apartemen Ascott Waterplace Surabaya pada 2 Maret 2026. Korban meninggal dunia setelah gondola yang digunakannya terombang-ambing akibat angin kencang selama 15 menit, hingga tubuhnya terhempas ke dinding gedung berulang kali. Peristiwa ini menambah panjang daftar kelam kecelakaan kerja serupa, seperti jatuhnya dua pekerja di Pakuwon Mall Bekasi pada 7 Februari 2025 akibat kawat sling yang selip, serta tragedi putusnya tali lift terbuka di Ayu Terrace Resort Ubud pada September 2023 yang menewaskan lima karyawan sekaligus.
Rentetan kecelakaan ini mengungkap adanya risiko tinggi serta dugaan kelalaian pada standar perawatan alat transportasi kerja tersebut. Pada kasus di Kawasan Gondangdia Jakarta Pusat misalnya, satu pekerja tewas seketika setelah tali gondola putus di lantai 7, yang memicu penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) pengerjaan. Investigasi menyeluruh terhadap kelaikan mesin, sistem pengaman cadangan, hingga pengaruh cuaca ekstrem menjadi poin krusial yang terus didalami aparat guna mencegah terulangnya tragedi fatal di sektor jasa pembersihan dan pemeliharaan gedung bertingkat.