Pemerintah Provinsi Jakarta mematangkan kesiapan angkutan bus menghadapi lonjakan mobilitas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan, jumlah penumpang diperkirakan mendekati 5.000 orang per hari. Untuk menjaga kenyamanan masyarakat, Terminal Terpadu Pulo Gebang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari masjid, toilet, ruang menyusui, hingga pos kesehatan dan penginapan sementara bagi penumpang.
Secara keseluruhan, Pemprov Jakarta mengoperasikan tujuh terminal selama masa Nataru. Empat terminal utama dioptimalkan, yakni Pulo Gebang, Kampung Rambutan, Kalideres, dan Tanjung Priok. Dari keempat terminal tersebut, total bus yang disiapkan mencapai lebih dari 3.000 unit.
Adapun Kampung Rambutan menjadi penyumbang armada terbanyak, yaitu mencapai 1.175 bus, disusul Terminal Terpadu Pulo Gebang yang menyiapkan sebanyak 1.057 bus.
Sementara itu, Terminal Muara Angke, Grogol, dan Lebak Bulus difungsikan sebagai terminal pendukung untuk mengurai kepadatan. Demi keselamatan perjalanan, seluruh pengemudi menjalani pemeriksaan kesehatan, sedangkan armada bus diawasi melalui ramp check ketat yang berlangsung sejak November 2025 hingga awal Januari 2026, termasuk di kawasan wisata utama Jakarta.