Kereta Api Indonesia (KAI) mengoptimalkan seluruh aspek operasional guna memastikan kelancaran layanan transportasi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Persiapan dilakukan secara menyeluruh, mencakup sarana, prasarana, hingga kesiapan sumber daya manusia di seluruh wilayah operasi.
Sebanyak 6.037 petugas disiagakan selama periode Nataru terdiri dari personel keamanan, petugas operasional, layanan pelanggan, serta tenaga kesehatan. Adapun personel keamanan mendominasi, yakni mencapai 4.078 petugas, disusul dengan pelayanan pengguna yang mencapai 1.336 petugas.
Khusus wilayah Jabodetabek, KAI juga menempatkan teknisi troubleshooting di lintasan strategis untuk merespons potensi gangguan teknis secara cepat dan tepat.
Di tengah potensi kepadatan stasiun, KAI turut menambah fasilitas pendukung bagi pengguna jasa. Beragam layanan disiapkan, mulai dari tenda tambahan di area tunggu, penyediaan air minum gratis melalui water station, hingga toilet portabel di titik-titik dengan mobilitas tinggi.
KAI memproyeksikan puncak arus mudik akan terjadi pada 23–25 Desember 2025. Sejumlah kota besar seperti Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dan Purwokerto diperkirakan tetap menjadi tujuan utama masyarakat selama periode libur akhir tahun.