Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia mencatat terdapat 22.592 pekerja migran Indonesia pada Oktober 2025. Jika ditinjau dari pendidikan terakhir, mayoritas PMI merupakan lulusan pendidikan menengah. Kelompok SMA/SMK menjadi yang terbesar dengan 10.102 pekerja, disusul lulusan SMP sebanyak 5.827 pekerja dan SD sebanyak 5.630 pekerja. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar kerja luar negeri masih didominasi tenaga kerja berpendidikan dasar hingga menengah.
Sementara itu, jumlah pekerja migran dengan pendidikan tinggi tercatat jauh lebih kecil. Lulusan Diploma berjumlah 509 pekerja, Sarjana 520 pekerja, dan Pascasarjana hanya 5 pekerja. Temuan ini menegaskan bahwa penempatan PMI tahun 2025 masih didominasi oleh tenaga kerja dengan keterampilan menengah ke bawah.