Pekerja Migran Indonesia Paling Banyak Gunakan Surat untuk Pengaduan

Rabu, 10 Desember 2025 | 10:51 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.

Pekerja Migran Indonesia Paling Banyak Gunakan Surat untuk Pengaduan

Pada bulan Oktober 2025, layanan pengaduan yang paling banyak digunakan oleh pekerja migran Indonesia adalah media surat, dengan total 147 pengaduan. Angka ini menempatkan surat sebagai saluran utama yang dipilih dibandingkan media lainnya. Sementara, media sosial berada di posisi kedua dengan 123 pengaduan, menunjukkan minat pekerja migran Indonesia juga tinggi dalam menyampaikan keluhan melalui platform digital. Pengaduan secara langsung tercatat sebanyak 75 laporan, diikuti layanan telepon sebanyak 19 laporan. Sementara itu, email menjadi media pengaduan yang paling sedikit digunakan dengan hanya 1 laporan pada Oktober 2025.

Data Terkait

mayoritas-pekerja-migran-indonesia-berpendidikan-smasmk
Sosial Budaya

Mayoritas Pekerja Migran Indonesia Berpendidikan SMA/SMK

Latar belakang pendidikan PMI didominasi jenjang SMA/SMK dengan total 10.102 pekerja. Disusul oleh lulusan SMP sebanyak 5.827 pekerja dan lulusan SD sebanyak 5.630 pekerja.

10 Des 2025

masalah-pekerja-migran-indonesia-dari-deportasi-hingga-upah-tak-dibayar
Sosial Budaya

Masalah Pekerja Migran Indonesia: Dari Deportasi Hingga Upah Tak Dibayar

Permasalahan utama yang paling banyak dilaporkan oleh pekerja migran adalah Deportasi/Repatriasi dengan 107 pengaduan pada Oktober 2025. Sementara, sebanyak 79 pengaduan PMI Ingin Dipulangkan.

10 Des 2025

jawa-timur-jadi-penyumbang-terbesar-pekerja-migran-indonesia
Sosial Budaya

Jawa Timur Jadi Penyumbang Terbesar Pekerja Migran Indonesia

Jawa Timur menjadi penyumbang terbesar PMI dengan 4.534 pekerja pada Oktober 2025, disusul Jawa Barat sebanyak 4.360 pekerja.

10 Des 2025

layanan-pengaduan-pmi-2025-95-kasus-masih-ditangani
Sosial Budaya

Layanan Pengaduan PMI 2025: 95% Kasus Masih Ditangani

Dari total 373 kasus, terdapat 356 dalam proses dan 17 kasus telah selesai pada Oktober 2025.

9 Des 2025