Pada Oktober 2025, provinsi asal pekerja migran Indonesia masih didominasi oleh wilayah Jawa. Jawa Timur menjadi penyumbang terbesar dengan 4.534 pekerja, disusul Jawa Barat sebanyak 4.360 pekerja. Nusa Tenggara Barat menempati posisi ketiga dengan 4.157 pekerja, sedikit di atas Jawa Tengah yang mengirimkan 4.124 pekerja. Sementara itu, Lampung berkontribusi sebanyak 1.685 pekerja.
Jawa Timur Jadi Penyumbang Terbesar Pekerja Migran Indonesia
Rabu, 10 Desember 2025 | 10:34 WIB
Jawa Timur Jadi Penyumbang Terbesar Pekerja Migran Indonesia
| Nama Data | Value |
|---|---|
| Jawa Timur | 4.534 |
| Jawa Barat | 4.360 |
| Nusa Tenggara Barat | 4.157 |
| Jawa Tengah | 4.124 |
| Lampung | 1.685 |
XLS
PNG
EMBED
Disusun oleh
Investing.com
Tanggal Publikasi
15 Juli 2025
Cakupan Wilayah
Indonesia
Waktu Survei
24 September 2024
Pranala Referensi
Lihat sumber asli
Catatan Khusus
Data berasal dari laporan tren adopsi AI global dan regional, serta proyeksi pertumbuhan teknologi dari berbagai sektor bisnis. Angka-angka disusun berdasarkan kombinasi survei industri dan prediksi investasi teknologi terkini hingga awal 2025.
Data Terkait
Mayoritas Pekerja Migran Indonesia Berpendidikan SMA/SMK
Latar belakang pendidikan PMI didominasi jenjang SMA/SMK dengan total 10.102 pekerja. Disusul oleh lulusan SMP sebanyak 5.827 pekerja dan lulusan SD sebanyak 5.630 pekerja.
10 Des 2025
Masalah Pekerja Migran Indonesia: Dari Deportasi Hingga Upah Tak Dibayar
Permasalahan utama yang paling banyak dilaporkan oleh pekerja migran adalah Deportasi/Repatriasi dengan 107 pengaduan pada Oktober 2025. Sementara, sebanyak 79 pengaduan PMI Ingin Dipulangkan.
10 Des 2025
Pekerja Migran Indonesia Paling Banyak Gunakan Surat untuk Pengaduan
Pada Oktober 2025, media surat menjadi layanan pengaduan terbanyak dengan 147 laporan, disusul media sosial sebanyak 123 laporan.
10 Des 2025
Layanan Pengaduan PMI 2025: 95% Kasus Masih Ditangani
Dari total 373 kasus, terdapat 356 dalam proses dan 17 kasus telah selesai pada Oktober 2025.
9 Des 2025