Prabowo ke Inggris, Bahas Kerja Sama Maritim Hingga Konservasi Gajah

Rabu, 21 Januari 2026 | 11:52 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Prabowo ke Inggris, Bahas Kerja Sama Maritim Hingga Konservasi Gajah
Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Inggris untuk memperkuat kerja sama bilateral di bidang maritim, konservasi gajah Aceh, pendidikan, dan kemitraan strategis baru.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak ke Inggris pada Minggu, 18 Januari 2026, untuk melakukan kunjungan kerja dalam rangka memperkuat hubungan bilateral dan kemitraan strategis antara Indonesia dan Inggris. Selama berada di Inggris, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Pertemuan yang akan berlangsung di Kantor Perdana Menteri Inggris tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat dialog serta kerja sama bilateral di berbagai bidang strategis.

Selain itu, Presiden Prabowo juga diagendakan melakukan pertemuan dengan Raja Inggris Charles III di St. James’s Palace. Pertemuan dengan Kepala Negara Inggris tersebut merupakan bagian dari rangkaian diplomasi tingkat tinggi antara kedua negara.

Hubungan diplomatik Indonesia dan Inggris telah terjalin sejak Desember 1949 dan terus berkembang secara konsisten. Seiring waktu, hubungan bilateral kedua negara meningkat menjadi kemitraan yang semakin strategis dan saling menguntungkan. Saat ini, kerja sama Indonesia–Inggris mencakup sejumlah sektor prioritas, antara lain kerja sama di bidang kelautan untuk mendukung rencana Indonesia membangun sekitar 1.500 kapal ikan serta meningkatkan kualitas desa-desa nelayan di Tanah Air.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto secara pribadi telah menyerahkan konsesi hutan milik PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah untuk dialihfungsikan menjadi koridor konservasi gajah di Aceh melalui kerja sama dengan Raja Charles III. Di bidang pendidikan, Presiden Prabowo juga menjajaki kolaborasi dengan universitas-universitas terkemuka di Inggris guna mendirikan 10 universitas baru di Indonesia yang difokuskan pada pengembangan teknologi, sains, dan kedokteran demi memperkuat kualitas sumber daya manusia nasional.

Adapun kemitraan strategis baru antara Indonesia dan Inggris bertumpu pada empat pilar utama, yakni pertumbuhan ekonomi; iklim, energi, dan alam; pertahanan dan keamanan; serta manusia dan masyarakat.

Data Terkait

anggaran-mbg-melonjak-drastis-jadi-rp-355-triliun-di-2026
Pendidikan

Anggaran MBG Melonjak Drastis Jadi Rp 355 Triliun di 2026

Pemerintah meningkatkan alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara signifikan pada 2026 menjadi Rp 355 triliun.

1 hari yang lalu

genjot-ekonomi-desa-kdmp-tembus-24-ribu-gerai-di-awal-2026
Ekonomi

Genjot Ekonomi Desa, KDMP Tembus 24 Ribu Gerai di Awal 2026

Program KDMP capai 24,19 ribu gerai per Februari 2026 dan target 80 ribu hingga Agustus 2026.

3 hari yang lalu

rsud-naik-kelas-pemerintah-genjot-quick-win-kesehatan
Kesehatan

RSUD Naik Kelas, Pemerintah Genjot Quick Win Kesehatan

PHTC meningkatkan kualitas RSUD di wilayah 3T dengan menaikkan kelas layanan hingga mempercepat pemerataan kesehatan hingga pelosok Indonesia.

17 Nov 2025