Bencana banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Jakarta Barat, Kota Tangerang, dan Serang dengan ketinggian air mencapai lebih dari 100 cm di beberapa titik lokasi. Hingga 9 Maret 2026, kondisi terparah terpantau di Kota Tangerang yang merendam sembilan kecamatan, termasuk Cipondoh dan Ciledug, sehingga memaksa 900 jiwa dari 285 KK untuk meninggalkan kediaman mereka.
Sementara itu, di Jakarta Barat, luapan air menggenangi 16 RT di Kelurahan Rawa Buaya, Duri Kosambi, Kembangan, serta Jelambar dengan total pengungsi mencapai 493 jiwa yang tersebar di sembilan titik evakuasi.
Di wilayah Serang, Banten, tercatat sebanyak 6.763 orang terdampak akibat banjir yang tersebar di Kecamatan Kasemen, Cipocok Jaya, dan Walantaka. Selain merendam 528 unit rumah, bencana ini juga dilaporkan mengakibatkan kerusakan pada empat unit rumah warga.
Meskipun sebagian besar warga terdampak mulai berbenah, data BPBD menunjukkan masih terdapat 84 jiwa yang bertahan di lokasi pengungsian karena ketinggian air di beberapa titik masih berkisar antara 20 hingga 100 cm.