Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat fluktuasi titik genangan air di sejumlah wilayah ibu kota sepanjang periode 12 hingga 19 Januari 2026. Puncak sebaran banjir terjadi pada awal pekan lalu, tepatnya 12 Januari pukul 15.00 WIB, di mana Jakarta Selatan menjadi wilayah terdampak paling parah dengan genangan mencapai 110 sentimeter di 20 RT. Selain pemukiman, akses mobilitas warga juga sempat terhambat akibat 41 ruas jalan di Jakarta Utara, Barat, dan Selatan terendam air dengan ketinggian bervariasi hingga 50 sentimeter.
Situasi genangan sempat dinyatakan surut total pada 13 Januari malam, namun curah hujan kembali memicu munculnya titik banjir baru di Jakarta Barat, Utara, dan Timur pada 18 Januari pagi. Meski demikian, memasuki Senin, 19 Januari 2026 pukul 06.00 WIB, kondisi banjir di seluruh wilayah Jakarta dilaporkan telah terkendali dan berangsur-angsur surut secara signifikan. Saat ini, tercatat hanya tersisa satu titik genangan setinggi 20 sentimeter di ruas jalan Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara, yang masih dalam penanganan petugas.