Fasilitas Umum Paling Terdampak Bencana Aceh dan Sumatera

Senin, 15 Desember 2025 | 20:49 WIB

W
Penulis: Wiendy Hapsari | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Fasilitas Umum Paling Terdampak Bencana Aceh dan Sumatera
Bencana banjir dan longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatera menimbulkan kerusakan infrastruktur dalam skala besar.

Bencana banjir dan longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatera menimbulkan kerusakan infrastruktur dalam skala besar. Di Sumatera Utara, Tapanuli Selatan menjadi daerah yang paling terdampak, dengan 74 fasilitas umum, 19 rumah ibadah, dan 54 fasilitas pendidikan rusak. Selain itu, lebih dari 331 rumah warga ikut terdampak, sementara area lahan kritis di wilayah ini mencapai 207 ribu hektare. 

Bencana banjir dan longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatera menimbulkan kerusakan infrastruktur dalam skala besar. - (BNPB dan berbagai sumber/Karen Agatha)
Bencana banjir dan longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatera menimbulkan kerusakan infrastruktur dalam skala besar. - (BNPB dan berbagai sumber/Karen Agatha)

Sejumlah kabupaten lainnya seperti Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi juga mencatatkan ribuan rumah rusak serta puluhan infrastruktur publik yang tidak lagi berfungsi.

Di Aceh, dampak kerusakan tercatat lebih luas, terutama di Aceh Utara. Provinsi ini mencatat 123 fasilitas umum, 48 rumah ibadah, 99 gedung/kantor, serta 75 fasilitas pendidikan yang terdampak. Lahan kritis seluas lebih dari 217 ribu hektare dan kawasan hutan mencapai 21 ribu hektare turut terpengaruh. Data juga menunjukkan ribuan rumah rusak hingga puluhan ribu lahan sawah dan kebun terdampak banjir, terutama di Lhokseumawe, Aceh Timur, dan Aceh Barat.

Sumatera Barat juga mengalami kerusakan signifikan. Padang Pariaman mencatat lebih dari 339 fasilitas umum, 118 rumah ibadah, 197 fasilitas pendidikan, serta hampir 4.000 rumah rusak. Kerusakan lahan mencapai lebih dari 3.100 hektare, sementara wilayah Pesisir Selatan, Agam, dan Lima Puluh Kota mencatatkan rentetan kerusakan pada infrastruktur dasar seperti rumah warga, sawah, kebun, dan jalan.

Meluasnya kerusakan infrastruktur di tiga provinsi utama ini menegaskan tingginya dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi beruntun di Sumatera. Selain merusak fasilitas vital masyarakat, kerusakan ini menghambat mobilitas, layanan publik, aktivitas pendidikan, hingga pemulihan ekonomi lokal. Dibutuhkan percepatan perbaikan, distribusi logistik, dan mitigasi jangka panjang untuk mengurangi potensi bencana serupa ke depan.

Data Terkait

hpht-sumatera-terbesar-kedua-pemerintah-cabut-izin-perusahaan
Lingkungan

HPHT Sumatera Terbesar Kedua, Pemerintah Cabut Izin Perusahaan

Sumatera menjadi pulau dengan izin HPHT terbesar kedua di Indonesia pada 2025. Pemerintah mencabut izin 28 perusahaan kehutanan hingga tambang yang melanggar aturan.

23 Jan 2026

sumatera-punya-15-hph-izin-perusahaan-dicabut-usai-bencana
Lingkungan

Sumatera Punya 15 HPH, Izin Perusahaan Dicabut Usai Bencana

Pemerintah mencabut izin 28 perusahaan kehutanan di Sumatera dan wilayah lain. Adapun HPH di Sumatera mencapai 15 HPH di 2025.

23 Jan 2026

korban-meninggal-di-bencana-sumatera-capai-1198-orang
Lingkungan

Korban Meninggal di Bencana Sumatera Capai 1.198 Orang

BNPB mencatat total korban meninggal akibat bencana hidrometeorologi di Sumatera mencapai 1.198 orang, dengan Aceh sebagai provinsi terdampak terparah.

19 Jan 2026

144-korban-bencana-masih-belum-ditemukan-sumatera-barat-terbanyak
Lingkungan

144 Korban Bencana Masih Belum Ditemukan, Sumatera Barat Terbanyak

BNPB mencatat 144 orang masih hilang akibat bencana di Sumatera hingga 16 Januari 2025. Sumatera Barat catat jumlah korban hilang terbanyak.

19 Jan 2026

166-ribu-warga-bertahan-di-pengungsian-bencana-sumatera-aceh-terbanyak
Lingkungan

166 Ribu Warga Bertahan di Pengungsian Bencana Sumatera, Aceh Terbanyak

Sebanyak 166 ribu warga masih mengungsi akibat bencana di Sumatera. Aceh menjadi wilayah dengan pengungsi terbanyak, jauh melampaui Sumut dan Sumbar.

19 Jan 2026

pengajuan-pembangunan-hunian-korban-bencana-sumatera-capai-55
Lingkungan

Pengajuan Pembangunan Hunian Korban Bencana Sumatera Capai 55%

Pengajuan pembangunan hunian sementara korban bencana Sumatera sudah mencapai 55%. Adapun pembangunan ini ditargetkan selesai sebelum Ramadan.

19 Jan 2026