Perkembangan Harga Pangan: Minyak Goreng Naik, Cabai Turun Tajam dalam Sebulan

Kamis, 16 April 2026 | 14:24 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Perkembangan Harga Pangan: Minyak Goreng Naik, Cabai Turun Tajam dalam Sebulan
Harga minyak goreng sawit premium mencapai Rp21.706 per liter pada 16 April 2026, atau naik 2,32% secara bulanan. Sementara, harga cabai merah keriting, cabai merah besar, dan cabai rawit merah turun tajam dalam periode yang sama.

Dunia saat ini berada dalam pusaran ketidakpastian yang hebat. Eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah tidak hanya mengancam stabilitas keamanan, tetapi juga mengganggu jalur logistik energi dan pangan global. Di sisi lain, fenomena iklim "Godzilla El Nino" juga mulai mengancam produktivitas lahan pertanian.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan per 16 April 2026, kelompok minyak goreng menjadi sorotan utama. Minyak Goreng Sawit Curah mencatat lonjakan signifikan sebesar 8,06% (ytd) ke angka Rp19.437 per liter. Kontras dengan itu, Minyakita secara year to date (ytd) turun 5,36%, meskipun dalam satu bulan terakhir mulai merangkak naik tipis 0,62% ke level Rp15.974 per liter.

Kabar baik datang dari sektor hortikultura yang turun tajam. Harga cabai rawit merah turun 20,36% dalam sebulan terakhir, diikuti oleh cabai merah besar (-17,01%) dan cabai merah keriting (-16,18%). Penurunan ini memberikan ruang napas bagi daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga pangan pokok lainnya. Sementara itu, beras menunjukkan kenaikan tipis namun konsisten, menjadi alarm dini bagi ketahanan stok nasional.

Secara keseluruhan, Indonesia menghadapi ujian ganda: menjaga stabilitas harga dari gejolak global dan meredam dampak kekeringan ekstrem. Kewaspadaan ekstra diperlukan pada komoditas yang masih merangkak naik, seperti daging sapi dan gula pasir, agar inflasi pangan tidak menggerus kesejahteraan warga di tengah situasi "Godzilla El Nino" yang menantang ini.

Harga minyak goreng sawit premium mencapai Rp21.706 per liter pada 16 April 2026, atau naik 2,32% secara bulanan. Sementara, harga cabai merah keriting, cabai merah besar, dan cabai rawit merah turun tajam dalam periode yang sama. - (Kementerian Perdagangan/DATASATU)
Harga minyak goreng sawit premium mencapai Rp21.706 per liter pada 16 April 2026, atau naik 2,32% secara bulanan. Sementara, harga cabai merah keriting, cabai merah besar, dan cabai rawit merah turun tajam dalam periode yang sama. - (Kementerian Perdagangan/DATASATU)

Data Terkait

harga-pangan-kian-naik-minyak-goreng-tembus-rp21-ribu-per-liter
Ekonomi

Harga Pangan Kian Naik, Minyak Goreng Tembus Rp21 Ribu per Liter

Harga pangan terus meningkat, dengan minyak goreng kemasan premium menembus Rp21 ribu per liter. Sementara, minyak goreng curah naik tajam 8,67% sepanjang 2026.

28 Apr 2026

sejumlah-harga-bahan-pangan-naik-cabai-rawit-tembus-rp-76-ribu-per-kg
Ekonomi

Sejumlah Harga Bahan Pangan Naik, Cabai Rawit Tembus Rp 76 Ribu per Kg

Harga cabai rawit merah naik 4,88% menjadi Rp76.965/kg pada 9 Maret 2026. Sebaliknya, harga bawang merah dan cabai merah besar justru turun.

10 Mar 2026

kerap-naik-saat-ramadan-inflasi-2026-diprediksi-lebih-berat
Ekonomi

Kerap Naik Saat Ramadan, Inflasi 2026 Diprediksi Lebih Berat

Inflasi kerap melonjak saat Ramadan. Tekanan 2026 diperkirakan lebih tinggi akibat harga energi, lonjakan konsumsi, dan risiko pasokan pangan.

19 Feb 2026

bahan-pangan-naik-jelang-ramadan-2026-cabai-rawit-tertinggi
Ekonomi

Bahan Pangan Naik Jelang Ramadan 2026, Cabai Rawit Tertinggi

Menjelang Ramadan 2026, harga cabai melonjak hingga 21,44%. Sejumlah bahan pangan lain naik tipis, sementara kedelai impor justru turun.

11 Feb 2026