Badan Pusat Statistik mencatat tren fluktuatif pada mobilitas penumpang transportasi udara, laut, dan kereta api di Indonesia selama setahun terakhir. Sektor kereta api mendominasi volume perjalanan dengan capaian tertinggi sebesar 50,69 juta penumpang pada Desember 2025, sebelum terkoreksi menjadi 48,1 juta orang pada Januari 2026. Sementara itu, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada awal tahun 2026 berada di angka 4,92 juta orang, mengalami penurunan dibandingkan periode Desember tahun sebelumnya yang mencapai 5,46 juta penumpang.
Di sisi lain, sektor angkutan laut menunjukkan pergerakan yang lebih stabil meskipun cenderung rendah dibandingkan moda transportasi lainnya. Pada Januari 2026, tercatat sebanyak 2,61 juta orang menggunakan moda transportasi laut, angka yang hampir serupa dengan performa Desember 2025 sebesar 2,62 juta penumpang. Secara keseluruhan, data mencerminkan adanya pola musiman pada setiap moda transportasi, dengan puncak perjalanan yang umumnya terjadi pada momen libur pertengahan tahun di bulan Juli dan akhir tahun di bulan Desember.