Aset Keuangan Syariah RI Melonjak 167% dalam Sedekade

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.

Perkembangan Aset Keuangan Syariah Indonesia, 2017-2025 (Rp triliun)

Aset keuangan syariah Indonesia menunjukkan pertumbuhan pesat dalam satu dekade terakhir. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total aset sektor ini meningkat 167% dalam kurun waktu 10 tahun. Hingga September 2025, nilainya telah mencapai Rp3.026,82 triliun dengan pangsa pasar sebesar 11,36% terhadap total aset keuangan nasional.

Jika ditarik ke belakang, pada 2017 aset keuangan syariah baru berada di level Rp1.133,71 triliun dengan pangsa 8,24%. Tren pertumbuhan berlanjut secara konsisten, menjadi Rp1.287,65 triliun pada 2018 dan melanjutkan ekspansinya hingga 2024 mencapai Rp2.883,67 triliun dengan pangsa yang tumbuh signifikan ke 11,45%.

Kenaikan ini mencerminkan penguatan industri keuangan syariah nasional, baik dari sisi perbankan, pasar modal, maupun sektor non-bank. Meski pangsa pasarnya terus menanjak, ruang pertumbuhan masih terbuka lebar mengingat kontribusinya yang belum mencapai seperlima dari total sistem keuangan nasional.

Data Terkait

zakat-nasional-melesat-jelang-lebaran-penyaluran-dukung-agenda-sdgs
Ekonomi

Zakat Nasional Melesat Jelang Lebaran, Penyaluran Dukung Agenda SDGs

Penghimpunan zakat nasional melonjak signifikan dan kian diarahkan untuk mendukung SDGs. Zakat dinilai strategis menutup kesenjangan pembiayaan pembangunan.

18 Mar 2026

ramadan-picu-kesadaran-berzakat-penghimpunan-zakat-nasional-melonjak
Ekonomi

Ramadan Picu Kesadaran Berzakat, Penghimpunan Zakat Nasional Melonjak

Momen Ramadan dorong kesadaran masyarakat untuk berzakat. Dalam 6 tahun terakhir pengumpulan zakat naik signifikan.

17 Mar 2026

aset-keuangan-syariah-ri-capai-us-180-miliar-masuk-10-besar-dunia
Ekonomi

Aset Keuangan Syariah RI Capai US$ 180 Miliar, Masuk 10 Besar Dunia

Aset keuangan syariah Indonesia capai US$180 miliar pada 2024 atau 2,99% global. Iran masih memimpin dengan pangsa 37,58%.

16 Feb 2026