Sumber sampah di Indonesia pada 2025 masih didominasi oleh aktivitas rumah tangga. Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan, sampah yang dihasilkan rumah tangga mencapai sekitar 6,96 juta ton per tahun atau setara 54,46% dari total timbulan sampah nasional.
Kontributor terbesar kedua berasal dari aktivitas pasar. Volume sampah yang dihasilkan sektor ini tercatat sekitar 1,68 juta ton per tahun dengan porsi 13,65%. Angka tersebut mencerminkan tingginya aktivitas jual beli bahan pangan dan kebutuhan sehari-hari yang belum sepenuhnya diimbangi dengan sistem pengelolaan sampah yang optimal.
Selain itu, sektor perniagaan menyumbang sekitar 0,97 juta ton sampah per tahun atau 7,8% dari total nasional. Fasilitas publik seperti terminal, stasiun, dan ruang terbuka umum juga berkontribusi signifikan dengan timbulan mencapai 0,89 juta ton atau 7,2%.
Sementara itu, sumber lain seperti kawasan permukiman terpadu, perkantoran, dan kategori lainnya secara kolektif menambah beban sampah nasional. Kawasan menyumbang sekitar 0,55 juta ton (4,48%), perkantoran 0,52 juta ton (4,2%), dan kategori lain-lain mencapai 0,76 juta ton per tahun atau 6,2%.