Nilai transaksi e-commerce Indonesia terus mencatatkan pertumbuhan solid. Pada 2025, gross merchandise value (GMV) e-commerce meningkat 14% secara tahunan menjadi US$71 miliar, naik dari US$62 miliar pada 2024. Kinerja ini menegaskan posisi e-commerce sebagai sektor paling dominan dalam ekonomi digital nasional.
Besarnya peran e-commerce tercermin dari kontribusinya yang mencapai sekitar 71,72% terhadap total ekonomi digital Indonesia. Dengan nilai ekonomi digital yang tercatat sebesar US$99 miliar pada 2025, sektor e-commerce menjadi tulang punggung utama aktivitas digital masyarakat dan pelaku usaha di Tanah Air.
Selain pertumbuhan transaksi konvensional, video commerce turut menjadi pendorong penting peningkatan pendapatan sektor ini. Jumlah penjual yang memanfaatkan format video melonjak 75% secara tahunan hingga mencapai 800 ribu akun. Perkembangan tersebut mendorong volume transaksi tahunan naik 90% menjadi 2,6 miliar transaksi.
Dari sisi kategori, sektor fashion dan aksesori menjadi pengguna terbesar video commerce dengan porsi 28%, diikuti perawatan diri dan kecantikan sebesar 20%, serta ponsel dan barang elektronik sekitar 15%. Ke depan, nilai GMV e-commerce Indonesia diproyeksikan terus bertumbuh dan berpotensi menembus US$140 miliar pada 2030.