Nilai ekonomi digital Indonesia pada 2025 tercatat mencapai US$99 miliar, meningkat 14% dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level US$87 miliar. Kinerja ini menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan sektor digital di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin bergeser ke platform online.
Berdasarkan laporan SEA e-Conomy 2025 yang disusun Google, Bain & Company, dan Temasek, kontribusi terbesar ekonomi digital Indonesia masih berasal dari sektor e-commerce. Pada 2025, sektor ini menyumbang sekitar 71,72% dari total ekonomi digital atau setara US$71 miliar.
Di posisi berikutnya, layanan transportasi dan makanan mencatat nilai transaksi sebesar US$10 miliar, disusul perjalanan online dan media online yang masing-masing mencapai US$9 miliar.
Ke depan, potensi ekonomi digital Indonesia diperkirakan masih sangat besar. Pada 2030, nilainya diproyeksikan berada di kisaran US$180 hingga US$340 miliar, seiring peningkatan adopsi teknologi digital, perluasan ekosistem platform, serta pertumbuhan jumlah pengguna internet di Tanah Air.